Kasus Suap Kemenag, KPK Panggil Sekjen DPR

Indra bakal memberikan kesaksian dalam kasus dugaan suap praktik jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama tahun 2018-2019.

Surya.co.id
Juru Bicara KPK Febri Diansyah 

TRIBUNMANADO.CO.ID -  Tim penyidik KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap Sekretaris Jenderal DPR Indra Iskandar.

Indra bakal memberikan kesaksian dalam kasus dugaan suap praktik jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama tahun 2018-2019.

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka RMY (Romahurmuziy)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Kamis (4/4/2019).

Belum diketahui kaitan Indra Iskandar dengan perkara suap jual beli jabatan di Kemenag ini.

Diduga, Indra mengetahui kronologi atau konstruksi perkara ini. Sehingga, tim penyidik membutuhkan kesaksiannya untuk melengkapi berkas penyidikan Romahurmuziy alias Romy.

Selain Indra, penyidik turut memanggil tiga anggota panitia pelaksana seleksi jabatan pimpinan tinggi Kemenag pada Sekjen, yaitu Ari Haryanto, Afridul, dan Muhammad Basworo. Ketiganya juga diperiksa untuk Romy.

Dalam perkara ini tersangka Romahurmuziy alias Romy selaku anggota Komisi XI DPR dan mantan Ketua Umum PPP diduga telah menerima uang suap senilai Rp 300 juta. 

Dia mendapat uang dari tersangka mantan Kakanwil Kemenag Jatim Haris Hasanuddin dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhamad Muafaq Wirahadi.

Rinciannya, Rp250 juta dari Haris dan Rp50 juta dari Muafaq.

Suap itu diduga diberikan demi memuluskan proses pengisian jabatan di Kemenag Jatim. KPK menduga tersangka Romy terlibat juga dalam proses pengisian jabatan untuk wilayah lain. 

KPK juga menduga Romy tak sendirian dalam menerima aliran suap itu.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Suap di Lingkungan Kemenag, KPK Panggil Sekjen DPR

Editor:
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved