Cabuli Remaja 15 Tahun, Seorang Petani di Talaud Diringkus Timsus Porodisa Safe

Polres Kepulauan Talaud berhasil meringkus pria berusia 73 tahun, CP alias Cos pelaku dugaan percabulan terhadap gadis 15 tahun.

Cabuli Remaja 15 Tahun, Seorang Petani di Talaud Diringkus Timsus Porodisa Safe
Istimewa
Pelaku dugaan cabul diringkus Tim Khusus Porodisa Safe 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Polres Kepulauan Talaud berhasil meringkus pria berusia 73 tahun, CP alias Cos pelaku dugaan percabulan terhadap gadis 15 tahun sebut saja Bunga.

Penangkapan pria yang berprofesi sebagai petani di Desa Niampak, atas laporan LP/51/IV/2019/Res-Kep-Talaud tanggal 1 April 2019 tentang kasus pencabulan.

Tim Khusus Polres Kepulauan Talaud ‘Porodisa Safe’ meringkus pelaku atas perbuatan bejatnya yerhadap seorang siswa kelas IX sebuah SMP di Desa Niampak Kecamatan Beo Selatan Kabupaten Kepulauan Talaud.

Kapolres Kepulauan Talaud melalui Kasat Reskrim Iptu M Maulana Miraj, SIK menjelaskan pada hari Senin, 2 April 2019 ia mendapati laporan dari Kepala Desa Niampak, bahwa ada salah satu warganya yang terlibat kasus cabul terhadap anaknya sendiri dari istri keduanya.

Baca: Jokowi Temani Cucunya Jan Ethes Bermain di Mal, Merasa Kangen 3 Bulan Tak Bertemu Mbah

Baca: Pembunuhan Karyawati Spa Dewi Gedoan di Manado Heboh, Ini Penjelasan Pengamat Hukum Unima

Baca: Syahrini Langsung Rogoh Kocek Jutaan Rupiah untuk Bando Rambut, Usai Resmi Jadi Menantu Konglomerat

"Korban sudah memberitahukan kepada saksi dan melaporkan hal tersebut kepada aparat desa setempat untnk diklarifikasi," ujar Kasat Reskrim melalui pesan tertulis, Kamis (4/4/2019).

Tim Khusus Porodisa Safe, melakukan pendalaman terkait kasus tersebut dan tersangka diamankan bersama barang bukti ke Mapolres kepulauan Talaud untuk proses lanjut.

Setelah melakukan penyelidikan akhirnya tersangka kami amankan bersama barang bukti ke Polres Kepulauan Talaud guna proses penyidikan lebih lanjut.

Sementara Tokoh muda Talaud, Melky Tumpia kepada Humas Polres Talaud mengatakan, perbuatan seperti ini sangat memprihatinkan.

Mengingat kasus pencabulan di Kabupaten Kepulauan Talaud yang terus mengalami peningkatan.

"Saya sangat prihatin dengan adanya kejadian ini. Apa yang dilakukan pelaku adalah perbuatan yang biadab, sungguh keterlaluan. Saya berharap, kejadian-kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Biarlah pihak berwajib memberikan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya," ucap Melky.‎

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved