Sebut Suara Kincir Anging Sebabkan Kanker, Presiden Trump Dikecam Netizen

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali melontarkan kampanyenya yang menentang penggunaan energi angin.

Sebut Suara Kincir Anging Sebabkan Kanker, Presiden Trump Dikecam Netizen
tribun jogja
Donald Trump 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali melontarkan kampanyenya yang menentang penggunaan energi angin.

Trump disebut sebagai penentang adanya perubahan iklim dan bersikap kontra setiap kali muncul wacana mengembangkan pembangkit listrik berkekuatan angin.

Dia acap mengkritik penggunaan energi terbarukan dan sebaliknya, memuji penggunaan energi tradisional seperti energi dari batu bara.  

Diwartakan Newsweek Rabu (3/4/2019), dia sering melontarkan cemoohan kincir angin bisa membunuh burung, dan tidak bekerja jika tidak ada angin.

Namun, dia menjadi bahan ejekan ketika kembali mengucapkan kritikan terhadap kincir angin yang kali ini, diarahkan kepada mantan lawan politiknya, Hillary Clinton.

Dalam acara makan malam Komite Nasional Kongres Partai Republik Selasa (2/4/2019), Trump berkata Hillary ingin menggalakkan energi dari kincir angin.

Trump menjelaskan jika penggalakan itu terjadi, maka nilai rumah yang dipasangi kincir bakal menurun hingga 75 persen sebelum melontarkan argumen lain.

"Dan mereka berkata, suara dari kincir bisa menyebabkan kanker," ujar presiden berusia 72 tahun itu seraya menirukan suara turbin yang disambut tawa dan tepuk tangan hadirin.

Newsweek memberitakan, tidak ada bukti suara dari turbin kincir angin bisa menyebabkan kanker seperti yang dilontarkan grup anti-energi angin.

Klaim mereka bahwa suara berfrekuensi rendah atau infrasound dari kincir itu bisa menyebabkan gangguan kesehatan seperti muntah hingga susah tidur.

Halaman
12
Editor: Edi Sukasah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved