Profesor di Cina Klaim Bisa Daur Ulang 3 Ribu Ton Sampah dengan Lalat

Metabolisme lalat membantu proses pembusukan sampah yang akhirnya menghasilkan produksi turunan berupa pupuk dan makanan hewan.

Profesor di Cina Klaim Bisa Daur Ulang 3 Ribu Ton Sampah dengan Lalat
Net
Lalat hinggapi makanan 

Pada 2016, Zhang membangun tiga rumah kaca. Satu rumah kaca hanya digunakan untuk menghancurkan dan mengaduk sampah.

Lalu, setelahnya probiotik dimasukkan ke dalam sampah yang sudah hancur itu untuk mengubahnya menjadi tempat telur lalat menetas menjadi belatung.

Sementara rumah-rumah kaca lainnya berisi tumpukan nampan, yang berisi sampah rumah tangga yang sudah diolah untuk menampung belatung.

Belatung di sampah itu kemudian tumbuh dengan mengonsumsi nitrogen, fosfor, dan minyak yang ada di dalam sampah.

Lalu, kotoran mereka bisa diolah menjadi pupuk yang digunakan warga untuk menyuburkan tanaman.

Sementara belatungnya, yang dijual dengan harga 10.000 yuan atau sekitar Rp 21 juta per ton bisa digunakan sebagai makanan ayam, ikan, udang, atau burung.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Peternakan Lalat di China Bisa Daur Ulang 3.000 Ton Sampah Setahun"

Editor: Edi Sukasah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved