Polres Minsel Damaikan Warga Pelaku Keributan

Polsek Amurang melaksanakan kegiatan ‘problem solving’ melalui pendekatan religi terhadap 5 pelaku kasus keributan

Polres Minsel Damaikan Warga Pelaku Keributan
Istimewa
Polres Minsel Damaikan Warga yang Membuat Keributan 

TRIBUNMANADO.CO.ID,AMURANG-Polsek Amurang melaksanakan kegiatan ‘problem solving’ melalui pendekatan religi terhadap 5 pelaku kasus keributan yang terjadi di Kelurahan Kawangkoan Bawah, Kecamatan Amurang Barat, Kabupaten Minahasa Selatan.

Kelima pelaku Rommy (32), Faldy (21), Rolan (34), Roma (33), dan Martin (51).

Usai menandatangani surat pernyataan disaksikan pemerintah kelurahan setempat, kelima warga Kelurahan Kawangkoan Bawah ini langsung diantar oleh piket Polsek Amurang ke Gereja GMIM Gideon, Mobongo, untuk didoakan oleh Pendeta.

Kapolsek Amurang AKP Edi Suryanto, mengungkapkan bahwa kegiatan penyelesaian permasalahan melalui pendekatan religi ini merupakan salah satu terobosan kreatif Polres Minsel dengan nama Prima Minstra, yang bertujuan untuk menimbulkan efek jera bagi para pelaku tindak pidana ringan.

“Prima Minstra merupakan Problem Solving atau penyelesaian masalah melalui pendekatan religi yang merupakan salah satu terobosan kreatif Polres Minahasa Selatan, dilakukan untuk menimbulkan efek jera serta menciptakan kesadaran moral para pelaku tindak pidana ringan,” ungkap AKP Edi, Rabu (3/4/2019).

Diharapkan melalui program Prima Minstra ini, pelaku tidak mengulangi perbuatannya lagi dan bertobat kepada Tuhan, sesuai dengan ajaran agama dan kepercayaannya. (dru)

Berita Populer: Pembunuhan Warga Talaud Dewi Gedoan di Manado: Ditemukan di Kamar Mandi hingga Pacar Serahkan Diri

Penulis: Andrew_Pattymahu
Editor: Herviansyah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved