Pengendara Bentor Bergelut dengan Perampok Emas 2,7 Kilogram

Ridwan akhirnya terjatuh sampai pingsan setelah dua pelaku lagi datang menggunakan motor dan menabraknya dari arah belakang.

Pengendara Bentor Bergelut dengan Perampok Emas 2,7 Kilogram
kompas.com
Ridwan, penarik bentor, sempat bergelut dengan perampok yang menggondol emas dari sebuah toko di Palembang. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ridwan (55) penarik becak motor (bentor) yang menjadi saksi mata dalam kasus perampokan bos toko emas di kawasan Jalan Dempo Luar, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang, sempat bergulat dengan dua pelaku ketika kejadian itu berlangsung.

Dikatakan Ridwan, dua pelaku yang mencoba menarik tas Djulijono (77) sempat ia pukul menggunakan kayu balok sehingga membuat mereka kewalahan.

"Pertama, dua (pelaku) yang mepet pakai motor pas narik tas korban saya pukul pakai kayu yang ada di setang bentor," kata Ridwan saat berada di Polsek Ilir Timur 1 Palembang, Rabu (3/4/2019).

Baca: Bacok Korban, Komplotan Perampok Gondol 2,7 Kilogram Emas

Pukulan Ridwan mengenai kepala dua tersangka, meski hanya berbekal kayu balok, penarik bentor ini masih terus melakukan perlawanan.

Namun, Ridwan akhirnya terjatuh sampai pingsan setelah dua pelaku lagi datang menggunakan motor dan menabraknya dari arah belakang.

"Saya langsung terpental, setelah itu tidak sadar lagi. Ketika bagun baru lihat Koko (korban) sama istrinya sudah berdarah,"ujarnya.

Saat kejadian berlangsung, kondisi jalan, menurut Ridwan, dalam keadaan ramai. Karena macet, laju bentornya pun berhenti.

Ketika itulah, para pelaku langsung memepet korban dari sebelah kanan dan mencoba menarik tas yang berisi perhiasan emas.

"Sudah teriak minta tolong, tapi tak ada yang mau bantu. Jadi ya cuma saya sama koko yang mencoba melawan pelaku," jelasnya.

Baca: Aksi Penjambret di Bitung, Jay Kerap Pilih Korban Baru Pulang Gereja

Diberitakan sebelumnya,Djulijono (71) dan istrinya Kevi (65) harus dilarikan ke rumah sakit, lantaran mengalami luka bacok di bagian tangan usai menjadi korban perampokan yang diduga dilakukan oleh empat orang.

Korban diketahui adalah pemilik toko emas "Sinar Mas" di kawasan Jalan Sayangan, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang, Sumatera Selatan .

Informasi yang dihimpun, Djulijono dirampok oleh empat orang pelaku ketika melintas di kawasan Jalan Dempo Luar, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang, saat menaiki becak motor (Bentor) menuju ke toko, Rabu (3/4/2019).

Di tengah perjalanan, para pelaku menghentikan mereka dan langsung membacok lengan Djulino dan istrinya.

Emas yang ada di dalam tas korban pun berhasil dibawa kabur oleh pelaku.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sebelum Bawa Kabur Perhiasan Senilai Rp 1,6 M, Perampok Sempat Duel dengan Penarik Bentor"

Editor: Edi Sukasah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved