Pakai Busana Karyawan Training: Liliyana Natsir Mendapat SK CPNS

Ada penampilan yang berbeda dari mantan pebulutangkis nasional Liliyana Natsir di Wisma Kemenpora, Jakarta, Selasa (2/4). Jika biasanya dia berkaus

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
kompas.com
Mantan pebulutangkis nasional Liliyana Natsir 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Ada penampilan yang berbeda dari mantan pebulutangkis nasional Liliyana Natsir di Wisma Kemenpora, Jakarta, Selasa (2/4). Jika biasanya dia berkaus dan bercelana pendek, kali ini Liliyana terlihat lebih rapi.

Liliyana Natsir mengenakan pakaian yang rapi karena menghadiri acara pemberian Surat Keputusan Calon Pegawai Negeri Sipil. Butet, sapaan akrabnya, mengenakan kemeja putih lengan panjang dan celana panjang berwarna hitam.

"Iya, nih. Seperti karyawan sedang training, ya pakai hitam-putih begini. Biasanya cuma celana pendek dan kaus. Sekarang lebih rapih," ujar Butet.

Butet terliihat berbaris di tengah ratusan atlet lain yang juga mendapatkan SK CPNS sambil menunggu pemberitahuan untuk masuk ke Wisma Kemenpora. Saat menunggu, Butet memilih berpindah ke tempat yang lebih sejuk.

"Aduh, panas sekali. Pagi-pagi sudah dijemur," kata Butet.

Liliyana Natsir mendapatkan SK CPNS karena mengharumkan nama Indonesia pada Olimpiade Rio de Janeiro pada 2016 lalu. Pada ajang tersebut Butet bersama Tontowi Ahmad meraih medali emas.

Soal menjadi pegawai negeri sipil, Butet mengaku belum tahu di bagian apa dia akan bekerja. Butet mengatakan dirinya harus mengikuti prosesnya.

“Belum tahu sih (di bagian apa, red). Prosesnya panjang. Kita sudah lengkapi data-datanya, terus sampai tibalah hari ini, jadi ke depannya belum tahu. Mari kita lihat saja,” ujarnya.

Butet adalah satu dari 286 atlet berprestasi yang mendapatkan SK CPNS. Selain Butet ada Eko Yuli (angkat besi), Siman Sudartawa (renang) dan Emilia Nova (lari). Turut hadir atlet-atlet difabel berprestasi. Mereka adalah atlet-atlet yang meraih medali minimal perunggu pada ajang Olimpiade, Paralimpiade 2016, Kejuaraan Dunia 2016, Asian Games 2014, Asian Paragames 2014, Kejuaraan Asia 2014, SEA Games 2015, ASEAN Paragames 2017, Kejuaraan Asia Tenggara, Asian Games 2018 dan Asian Paragames 2018.

Mereka diangkat menjadi CPNS berkat prestasi yang mereka raih yang detailnya tertuang dalam Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga nomor enam tahun 2018 yang direvisi menjadi Permenpora nomor 11 tahun 2018.

Setelah mendapatkan SK CPNS, selama satu tahun ke depan para atlet akan mengikuti pelatihan dasar. Di antaranya tes kesehatan, penilaian kerja lalu mengucapkan janji PNS.

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi yakin para atlet dan mantan atlet yang mendapatkan SK CPNS ini bisa mengabdi untuk negara melalui hal-hal positif yang mereka dapatkan selama menjadi atlet. Menurut Imam pengabdian sebagai CPNS sedikit berbeda dari pengabdian di Pelatnas.

"Tapi dari sisi ketepatan, kecermatan dan kedisiplinan hampir sama. Oleh karena itu saya tidak pernah khawatir saat presiden bilang para peraih medali harus jadi PNS," ujar Imam dalam kata sambutannya lalu menyebut para atlet sebagai pribadi tangguh yang mengorbankan kesenangan untuk meraih medali.

Imam Nahrawi mengatakan nantinya jika para atlet diangkat sebagai PNS, mereka yang masih aktif diperbolehkan tetap berlatih. Namun demikian, pembagian waktu mereka harus kembali dibicarakan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved