Tabrakan di Manado

KABAR TERBARU Tabrakan Beruntun di Manado, Pengakuan Penabrak hingga Para Korban Belum Melapor

Andreas Tendean (19) tersangka penabrakan beruntun yang menjadi viral di Kota Manado pada Selasa (2/4/2019).

KABAR TERBARU Tabrakan Beruntun di Manado, Pengakuan Penabrak hingga Para Korban Belum Melapor
Screenshot Video Facebook Billy Sumul
Tabrakan Beruntun di Manado, Pengakuan Penabrak hingga Para Korban Belum Melapor 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Andreas Tendean (19) pria yang melakukan penabrakan beruntun yang menjadi viral di Kota Manado pada Selasa (2/4/2019).

Warga Desa Tompaso Baru ini tampak dijenguk istrinya di Mapolresta Manado, pada Rabu (3/4/2019)

Andreas menuturkan saat peristiwa tersebut, dia bersama tiga temannya, satu diantaranya perempuan.

"Kami menyenggol seorang tentara yang mengendarai sepeda motor. Saya sebenarnya ingin berhenti minta maaf," katanya kepada tribunmanado.co.id

Namun, dia khawatir karena dua temannya membawa pisau. Sehingga takut ditangkap anggota TNI tersebut.

"Mereka suruh lari, saya sempat bilang simpan saja pisaunya. Mereka bilang 'kebut karena kalau kami ditangkap, kamu juga ditangkap," bebernya.

Dia pun mempercepat laju mobil yang dikendarainya. Katanya korban anggota TNI pun terus mengejar mereka dan minta berhenti,

"Saya tertekan karena dua teman pria minta tetap lari, tapi teman wanita minta berhenti. Saya juga takut tentara" katanya.

Katanya, tak hanya anggota TNI, seorang pengendara ojek online pun mengejar mereka. "Dia berteriak pencuri, jadi massa mulai heboh," ungkapnya.

Kejar-kejaran pun terjadi dari depan markas Yonif Raider 712   Teling hingga Jalan Ahamd Yani Sario. Pelarian mereka terhanti saat menabrak pohon penedu di bahu jalan. 

Halaman
123
Penulis: Fistel Mukuan
Editor: Aldi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved