Bawa Puluhan Ribu Turis Tiongkok ke Manado, ini Harapan Sriwijaya Air

Sriwijaya Air memulai program kerja sama penerbangan langsung dari Nanning, Wuxu, Tiongkok ke Manado, Sulawesi Utara

Bawa Puluhan Ribu Turis Tiongkok ke Manado, ini Harapan Sriwijaya Air
Tribun Manado / Fernando Lumowa
Direktur Niaga Sriwijaya Air Joseph Tendean (tengah) bersama Branch Manager Sriwijaya Air Manado, Yudi Tjaning (kanan) dan Station and Services Manager Sriwijaya Air Manado, Maulana Manoppo. 

Bawa Puluhan Ribu Turis Tiongkok ke Manado, ini Harapan Sriwijaya Air

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Sriwijaya Air memulai program kerja sama penerbangan langsung dari Nanning, Wuxu, Tiongkok ke Manado, Sulawesi Utara.

Penerbangan reguler dua kali seminggu ini bakal membawa sedikitnya 40 ribu wisman ke Bumi Nyiur Melambai dalam setahun kedepan.

Manajemen Sriwijaya Air berharap Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, pemangku kepentingan terkait dan masyarakat memberikan rasa nyaman kepada ribuan turis asal Tiongkok itu

"Ini momen besar dan kita harus memanfaatkannya. Mari kita jaga sama-sama," ujar Joseph Tendean, Direktur Niaga Sriwijaya Air di sela inagurasi penerbangan perdana Sriwijaya Air dari Nanning ke Manado di Bandara Sam Ratulangi Manado, Selasa (2/4/2019) malam.

Baca: Sriwijaya Air Buka Penerbangan Charter Reguler Manado-Nanning, Tiongkok

Baca: Kemajuan Pariwisata Sulut, Penerbangan Perdana Sriwijaya Air Rute Hangzhou - Manado Berjalan Sukses

Ia berharap seluruh pihak bisa memberi rasa aman dan nyaman kepada para wisman. "Sehingga mereka terkesan dan membawa kabar baik kepada sesamanya di negara asal. Tujuan kita akan ada repeat visitor. Bagaimana mereka ingin datang lagi," ujar Joseph.

Kemudian, ia berharap pemangku kepentingan meningkatkan promosi wisata ke Tiongkok agar masyarakat di sana punya referensi destinasi. Ketika ada ketertarikan calon wisman akan mencari agen yang membuka penerbangan ke Manado.

"Ini multiplier effect, banyak wisman ke sini, maskapai disewa Charter, perekonomian terdorong naik," katanya.

Sriwijaya Air sendiri, kata Joseph, senantiasa membuka peluang mencari partner bisnis yang bisa membuka jalur-jalur penerbangan charter dari Negeri Tirai Bambu ke Indonesia.

"Mari kita jaga sama-sama peluang ini. Ciptakan suasana yang baik, buat para turis ini terkesan," katanya berharap.(ndo)

Penulis: Ryo_Noor
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved