Torang Kanal
Sosok Teguh Setyabudi Kepala Badan Pengembangan SDM Kementerian Dalam Negeri
Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2020.
Penulis: Ryo_Noor | Editor: Alexander Pattyranie
Sosok Drs Teguh Setyabudi Mpd Kepala Badan Pengembangan SDM Kementerian Dalam Negeri
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2020.
Rencana ini akan diajukan ke pusat untuk disetujui. Sosok penting penghubung pusat dan daerah pada Musrenbang kali ini yakni Drs Teguh Setyabudi MPd, Kepala Badan Pengembangan SDM Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Teguh diutus khusus Mendagri Tjahjo Kumolo untuk menghadiri pembahasan Musrenbang Provinsi Sulut.
Teguh berkisah singkat kiprahnya hingga saat ini berada di jajaran Eselon I Kemendagri.
Lulusan Universitas Gajah Mada ini memulai karir dari tangga terbawah tahun 1991.
"Saya mau legalisir ijazah tahun 90-an baru lulus, ditawarin jadi dosen," kata dia di Hotel Peninsula, Selasa (2/4/2019).
Keluarganya memang berlatar belakang pendidik.
Kakaknya Dosen di UGM.
"Kalau saya dosen nanti ada di bawah bayang-bayang kakak," ujarnya sembari tersenyum.
Keluarganya pun pendidik, ayah, ibu dan adik, begitu pun kakek dan nenek.
Ia pun menempuh jalan berbeda, memilih jalur birokrat berkarier di Kemendagri.
"Waktu melamar ditanyakan kenapa ke Kemendagri? Karena sejak awal susah ada pesan, lulusan terbaik langsung diterima, saya tunjukkan piagam dan ijazah sebagai lulusan terbaik," ujarnya.
Karir awal tahun 1993 di Kemendagri tak jauh-jauh dari Pendidik, ia masuk jajaran Diklat Kemendagri.
Belum lama jadi PNS sudah disekolahkan S2, ia mengambil Master Pendidikan.
Tak terasa kariernya terus menapak Eselon IV kemudian lanjut Eselon II di usia 36 tahun.
Hingga 2010 ia dipercaya di Diklat Kemendagri.
"Saya kena rolling 2010 promosi ke Setjen jadi Kepala Biro Umu, plkeeja saya pelayanan ke pimpinan," kata dia.
Tahun 2014, Teguh Setyabudi menapak karir jabatan Direktorat Otonomi Daerah.
"Jadi saya yang urusi pemekaran, di Sulut waktu itu Kota Langowan, Bolmong Raya, Tahuna. Semoat juga ke Langowan dn Tahuna," ujar dia.
2015 ia sempat ikut open bidding bareng Sonny Sumarsono, Mantan Dirjen Otda Kemendagri, yang juga Mantan Penjabat Gubernur Sulut, DKI Jakarta dan Sulsel.
Belakangan ia dipercaya menjadi kepala Badan Pengembangam SDM.
Tahun lalu, Teguh Setyabudi dipercaya menjabat Penjabat Gubernur Sulawesi Tenggara.
"Itu kepercayaan pimpinan saya menjalankan tugas," ujar dia.
Ia menjabat sejak Februari hingga September 2018.
Di usia 52 tahun sudah menapak jabatan eselon I. Karir panjang sebagai birokrat masih terus menapak.
(Tribunmanado.co.id/Riyo Noor)
BERITA POPULER:
Baca: JM Tersangka Curanmor Yang Ditembak Polisi, Ternyata Pernah Lari Dari Sel Polres Tomohon
Baca: Begini Penjelasan Medis soal Alat Vital Pria Tak Bisa Lepas saat Berhubungan Badan
Baca: Inilah Sosok Luna Maya Menurut Tetangganya, Benarkah Sempat Jadi Buah Bibir Karena Hal Ini?
TONTON JUGA:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/sosok-teguh-setyabudi-kepala-badan-pengembangan-sdm-kementerian-dalam-negeri.jpg)