Modus Ikut Kegiatan sampai Larut Malam, Pelatih Pramuka Cabuli 11 Murid SMP

Rizal Kristianto Seorang pelatih Pramuka di sebuah Sekolah Menengah Pertama ( tega lakukan pencabulan terhadap 11 siswanya.

Internet
Ilustrasi pemerkosaan 

Peristiwa pencabulan tersebut terungkap ketika seorang siswa yang menjadi korban pencabulan Rical, FKA (13), menceritakan kejadian yang dialaminya kepada kedua orang tuanya.

FKA menyebut bahwa memang benar pada saat kejadian, awalnya diadakan kegiatan pramuka, Minggu (24/3/2019), sekitar pukul 00.30 WIB.

Namun saat dirinya dan beberapa temannya bermalam di sanggar Pramuka sekolah lantaran kegiatan selesai terlalu malam, ia justru menjadi korban pencabulan tersebut.

Esok harinya, Senin (25/3/2019), kedua orang tua FKA segera melaporkan kejadian yang dialami anak lelakinya itu kepada pihak komite sekolah.

Pihak komite sekolah kemudian berhasil mengamankan pelaku pada Kamis (28/3/2019), tak berapa lama usai mendapat laporan dari kedua orang tua korban.

Dari proses introgasi yang dilakukan pihak komite sekolah, pelaku lalu mengakui bahwa dirinya memang melakukan tindakan tak senonoh tersebut kepada anak didiknya.

"Aksi bejat itu terungkap setelah korban juga melaporkan secara tertulis kepada guru lainnya di sekolah itu. Bahwa pelatih Pramuka mereka telah berbuat tidak senonoh," sebut AKP Agung.

Pelaku memang sudah menjadi pelatih Pramuka di sekolah tersebut semenjak tahun 2016 lalu.

Selama melakukan tugasnya, ia dikenal kerap melakukan kegiatan kepramukaan pada malam hari.

Namun anehnya, tidak semua anggota Pramuka ia ajak untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Baca: Swiss-BelHotel Manado Berpartisipasi dalam Penghematan Listrik

Halaman
123
Editor: Rhendi Umar
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved