Teroris

Ini Tindakan Tim Idependen Terkait Kasus KKB Papua

Kabar terkini perburuan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua menunjukkan tim investigasi independen

Surya
Korban KKB Papua 

Menurut Theo, para pengungsi yang terdiri dari anak-anak, ibu-ibu, dan lansia mengungsi ke hutan dan bersembunyi di gua.

Bahkan, ada Ibu-ibu pengungsi yang melahirkan di hutan dan kesulitan mengakses pertolongan medis.

Bahan makanan yang terbatas di hutan membuat para pengungsi, seperti balita, tak dapat asupan yang cukup.

Berikutnya, Theo juga menyebutkan akses terhadap pendidikan untuk anak-anak juga menjadi terganggu akibat operasi aparat mengejar KKB.

"Beberapa sekolah terpaksa tidak beroperasi sementara karena terdampak peristiwa pembantaian pekerja Istaka hingga sampai operasi militer, serta kontak senjata antara OPM dan militer," ujarnya.

Bagi anak-anak yang mengungsi ke daerah Wamena, telah terdapat sekitar 13 kelas untuk mengakomodir 697 siswa dari tingkat SD hingga SMA. Jumlah tersebut diprediksi masih akan meningkat.

Kegiatan belajar mengajar dikatakan Theo telah berlangsung sejak Januari 2019 hingga saat ini.

Tim investigasi juga menemukan korban masyarakat sipil yang meninggal dan luka-luka.

"Tim juga telah menemukan korban dari masyarakat sipil di beberapa kampung, di antaranya dua anak sekolah yang ditembak di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, dan beberapa warga sipil yang ditembak lalu menderita hingga meninggal dunia," tutur Theo.

Lalu, ada pula orang yang disebutkan Theo hilang, yaitu Pendeta Geyimin Nirigi.

Halaman
1234
Editor:
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved