Dua Tersangka Pembunuhan Melinda Zidemi Menangis Meraung-raung, Akibat Luka Tembak di Kaki

Kasus pembunuhan calon pendeta Melinda Zidemi di Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan masih terus bergulir.

Dua Tersangka Pembunuhan Melinda Zidemi Menangis Meraung-raung, Akibat Luka Tembak di Kaki
Kolase Tribun Manado/Facebook Grup Nias Barat
Dua Pelaku Pembunuhan Pendeta Melinda Zidemi 

Namun, saat hendak melancarkan aksinya, korban sempat meronta dan mengaku sedang haid.

Berdasarkan pernyataan dari pihak kepolisian, kedua pelaku sempat tak mempercayai korban dan mengikat tubuhnya dengan karet ban untuk memastikan omongannya.

Karena pengakuan korban terbukti benar, kedua pelaku pun mengurungkan niat awal mereka.

Namun bukan berarti tidak ada aksi pelecehan seksual yang terjadi dalam kasus pembunuhan ini.

Baca: Fakta Baru Pembunuhan Calon Pendeta Melinda Zidemi, Memata-matai hingga Pura-pura Mencari Korban

Berdasarkan hasil penyidikan lebih lanjut, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnaen Adhinegara menuturkan korban tewas dalam kondisi tercekik dan memang ada aksi pelecehan yang terjadi dalam kasus ini, namun bukan pemerkosaan.

Baca: Tersangka Ikuti Keseharian Pendeta Melinda Zidemi Selama Seminggu: Kami Rencanakan untuk Diperkosa

Menurut hasil visum, korban diduga tewas karena tercekik dengan kondisi lidah yang patah dan adanya bercak sperma pada bagian kewanitaan korban.

"Melalui pemeriksaan otopsi ditemukan bahwa tidak ada persetubuhan. Tersangka memang terbukti melakukan tindak pencabulan," ungkap Irjen Pol Zulkarnaen Adhinegara. 

TONTON JUGA:

Tautan Awal : https://www.grid.id/read/041682189/nangis-meraung-raung-dan-mengaku-tak-jadi-perkosa-korban-pelaku-pembunuhan-calon-pendeta-melinda-zidemi-cuma-kami-cabuli?page=all

Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved