Breaking News:

Pemilu 2019

Dinilai Kejahatan Elite Politik Regional, Caleg Golkar Jawa Tengah Terjaring OTT KPK

Calon Legislatif incumbent dari Partai Golkar Jawa Tengah mengejutkan seluruh pihak. Tidak terkecuali bagi kader Kawal Pemilu Kita (KPK) Jawa Tengah.

Warta Kota
Periksa Kantor Bawaslu Tim KPK Jawa Tengah 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Calon Legislatif incumbent dari Partai Golkar Jawa Tengah mengejutkan seluruh pihak. Tidak terkecuali bagi kader Kawal Pemilu Kita (KPK) Jawa Tengah.

Peristiwa tersebut diungkapkan Ketua Presidium KPK Provinsi Jawa Tengah, Syaifudin Anwar sebagai kejahatan politik.

Sebab, uang tersebut diketahui akan digunakan sebagai 'serangan fajar' atau uang sogokan yang akan dibagikan kepada masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Jawa Tengah.

Baca: 5 FAKTA TERBARU Pembunuhan Pendeta Melinda Zidemi: Korban tak Diperkosa hingga Berkali-kali Memohon

Hal tersebut ditegaskannya melanggar Pasal 515 serta Pasal 280 dan 284 Undang-Undang Pemilu Tahun 2017 terkait money politics.

Sehingga, setiap orang yang dengan sengaja pada waktu pemungutan suara menjanjikan atau memberi uang kepada pemilih dapat dipidana pidana penjara paling lama tiga tahun dan denda paling banyak Rp 36 juta.

"Kasus Uang Amplop Bowo Sidik Pangarso ini, bila benar nantinya akan di gunakan sebagai serangan fajar, maka ini menjadi sinyal serius bagi para penyelenggara pemilu di Jawa Tengah. Tapi yang paling disesalkan lagi adalah saudara ini termasuk dalam Ketua Bidang Pemenangan pasangan Capres – Cawapres 01," ungkapnya dalam siaran tertulis pada Jumat (29/3/2019).

Baca: Aksi Komplotan Pencuri Ditangkap Polisi beserta Barang Bukti, 1 Tersangka Tewas Ditembak Mati Polisi

Terkait hal tersebut, pihaknya menyerukan kepada seluruh masyarakat Jawa Tengah untuk tidak memilih Calon Anggota Legislatif (Caleg), Capres dan Cawapres ataupun Partai Politik yang melakukan money politic.

Selain itu, mendorong Lembaga Penyelenggara Pemilu khususnya Bawaslu Provinsi Jawa Tengah untuk lebih mengoptimalkan pengawasan, penindakan, dan upaya hukum lainnya agar terselenggaranya pemilu bisa berjalan bersih, jujur dan adil.

"Stop politik uang! penggunaan politik uang adalah bentuk ketidakpatuhan dan menghargai NKRI," tegasnya.

Baca: Piala Dunia 2022: Indonesia Kualifikasi Langsung ke Putaran Dua di Pot Bukan Unggulan

Tautan: http://wartakota.tribunnews.com/2019/03/29/ott-kpk-terhadap-caleg-golkar-jawa-tengah-dinilai-kejahatan-elit-politik-di-jawa-tengah.

Editor: Frandi Piring
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved