Kapolda Sumsel Sebut calon Pendeta Melinda Zidemi tak Diperkosa, Tapi Tersangka Lakukan Hal ini

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnaen Adhinegara memimpin rilis kasus pembunuhan calon pendeta Melinda Zidemi, Jumat (29/3) pukul 15.00.

Kapolda Sumsel Sebut calon Pendeta Melinda Zidemi tak Diperkosa, Tapi Tersangka Lakukan Hal ini
SHINTA/TRIBUNSUMSEL.COM
Konferensi pers pembunuh calon Pendeta Melinda Zidemi, Jumat (29/3). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnaen Adhinegara memimpin rilis kasus pembunuhan calon pendeta Melinda Zidemi, Jumat (29/3) pukul 15.00 WIB

Dua tersangka pembunuh Nang dan Hen dihadirkan di hadapan wartawan.

Keduanya duduk di kursi roda dengan kaki tertembak.

Kedua tersangka mengaku membunuh karena sakit hati karena sebelumnya pernah mengungkapkan perasaan tapi ditolak

Pada kesempatan itu, Kapolda menegaskan bahwa korban, Melinda Zidemi tidak mengalami perkosaan.

Kedua tersangka urung memerkosa karena saat itu korban sedang haid.

Selain itu penegasan ini juga sebagai konfirmasi informasi yang beredar saat ini yang menyatakan korban diperkosa.

"Melalui pemeriksaan autopsi ditemukan bahwa tidak ada persetubuhan. Tersangka memang melakukan pencabulan dengan memasukkan tangannya ke (maaf) alat vital korban,"  Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnaen Adhinegara

Tersangka Pura-pura Ikut Mencari Korban

Kedua tersangka mengaku sempat berpura-pura ikut mencari Melinda Zidemi saat calon pendeta itu dikabarkan dihadang orang di jalan pada Senin sore.

Halaman
1234
Editor: Aldi
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved