Kriminal

Tanpa Senapan, Anggota TNI Ini Nekat Dekati Kelompak Kriminal Bersenjata dan Bikin Mereka Menyerah

Pada rekaman video, kelompok itu diamankan dari tengah hutan. Mereka menyerah ke prajurit TNI dan langsung memberikan senjata api laras panjang.

Tanpa Senapan, Anggota TNI Ini Nekat Dekati Kelompak Kriminal Bersenjata dan Bikin Mereka Menyerah
Kolase/Capture Film Merah Putih Memanggil
Ilustrasi KKB dan Pihak TNI 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Beredar video prajurit TNI menangkap kelompok bersenjata, di antaranya di unggah akun instagram @infokomando.

Pada rekaman video, kelompok itu diamankan dari tengah hutan. Mereka menyerah ke prajurit TNI dan langsung memberikan senjata api laras panjang ke petugas.

Akun @infokomando menuliskan keterangan bahwa kelompok yang ditangkap berhubungan dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

Kelompok bersenjata menyerahkan diri tanpa ada lutusan senjata api.

Prajurit TNI, Pratu Kreku, berhasil membujuk mereka dengan meletakkan seluruh senjata dan menjamin keamanan anggota KKB.

 Tonton tayangannya;

Pratu Kreku berjalan mendekat ke arah kelompok bersenjata, sementara rekan-rekannya siaga untuk antisipasi kejadian paling buruk.

Melihat kenekatan Pratu Kreku akhirnya kelompok itu menyerahkan diri.

Ini Keterangan Lengkapnya;

Prajurit Raider Yonif RK 751/VJS dengan pangkat Prajurit Satu (Pratu). Bersama teman-temanya dia berhasil menyergap anggota kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) pimpinan Bilkuis Kogoya yang membawa senjata api standar militer.

Peristiwa tersebut terjadi saat Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Pam Rawan) yang bertugas di Pos Illu Kabupaten Puncak Jaya Papua melaksanakan penyergapan terhadap kelompok KKSB. Penyergapan dipimpin Danpos Lettu Inf Sukma.

Menurut Kapendam XVII/Cenderawasih Kol Inf M Aidi, penyergapan berjalan dengan sukses dan berhasil membekuk tersangka Bilkuis Kogoya tanpa letusan senjata.

Bilkuis Kogoya membawa tas noken yang berisi HP, bendera Bintang Kejora dan sejumlah barang bukti (barbuk) lainnya.

Namun saat yang bersangkutan dibawa ke Pos dan diintrogasi, Bilkuis Kogoya mengakui bahwa senjatanya saat ini dibawa oleh temannya yang sedang berada di sebuah Honay dipinggir Sungai Dolinggame Distrik Illu.

Kapendam menjelaskan, anggota Pos lalu kembali melaksanakan penyergapan ke arah Honay yang ditunjukkan oleh Bilkuis.

Ternyata di dalam Honay tersebut terdapat 2 orang teman Bilkuis atas nama Nimoya Kogoya dan Komisi Kogaya, dan dipastikan menyimpan senjata standar militer sesuai keterangan Bilkuis.

Menurut Kapendam, anggota Satgas mengepung Honay dan meminta penghuninya keluar menyerahkan diri. Namun keduanya bersembunyi ketakutan tidak mau keluar.

Anggota Satgas berusaha membujuk tersangka agar keluar menyerahkan diri dan akan dijamin keamanannya.

"Untuk meyakinkan tersangka bahwa mereka tidak akan disakiti, tiba-tiba Praka Kreku berdiri dan melepaskan perlengkapannya serta meletakkan senjatanya kemudian mendekati Honay sambil mengajak kedua tersangka keluar dari persembunyiannya.

Pratu Kreku dikawal oleh rekannya Praka Oktovianus Kainama, sedangkan anggota Tim yang lain bersiap siaga mengantisipasi kemungkinan terburuk akan terjadi," ungkap Kapendam

Baca: Gunung Karangetang Masih Stabil Beraktivitas

Baca: Puluhan Anggota ISIS Asal Indonesia Kelaparan di Pengungsian Suriah

Baca: Amien Rais Sebut Lokasi Rekapitulasi Suara di Hotel Borobudur Banyak Jin dan Genderuwo

TAUTAN AWAL: http://medan.tribunnews.com/2019/03/28/rekaman-prajurut-tni-nekat-buang-senjata-ke-tanah-lalu-bujuk-anggota-kkb-menyerah-video-viral?page=all.

Editor: Rizali Posumah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved