Simbol Kolonialisme, Seabad Lebih Sebatang Pohon Dirantai

Pohon yang dirantai selama lebih dari 1 abad itu juga dianggap sebagai simbol perlawanan terhadap era kolonialisme.

Simbol Kolonialisme, Seabad Lebih Sebatang Pohon Dirantai
AA.com
Pohon jenis Banyan dirantai selama lebih dari 120 tahun di Pakistan. 

TRIBUNAMANADO.CO.ID - Sebatang pohon banyan dirantai selama lebih dari 120 tahun di Pakistan, karena dianggap bisa berpindah tempat.

Pohon yang dirantai selama lebih dari 1 abad itu juga dianggap sebagai simbol perlawanan terhadap era kolonialisme.

Penahanan pohon ini terjadi pada 1898, saat Inggris menjajah Pakistan.

Dilansir dari Anadolu Agency, seorang perwira militer Inggris, James Squid menahan sebuah pohon di kawasan Landi Kotal, sebuah kota dekat perbatasan Torkhan, Pakistan.

Hal itu diceritakan oleh Kepala Suku Khogikheil di daerah Landi Kotal, Islam Khan Shinwari (60).

Ia mengungkapkan bahwa kisah mengenai pohon itu diceritakan oleh kakeknya yang juga seorang pejuang pada 1898.

Dalam kisah itu, diperlihatkan betapa kejamnya orang-orang Inggris dalam memperlakukan rakyat Pakistan, bahkan pohon pun dirantai.

"Kakek saya, Fateh Khan Shinwari mengatakan kepada saya bahwa seorang perwira tentara Inggris, James. Dia orang yang kejam yang menempatkan pohon ini dirantai kala itu," ujar Shinwari kepada AA, dilansir Kompas.com pada Kamis (28/3/2019).

Menurut dia, tempat di mana pohon berantai itu ditanam adalah tempat tentara Inggris ingin mengambil tanah itu secara paksa dari keluarga Suku Khogikheil. Inggris ingin mendirikan semua asrama perwira di sana.

Lalu, dalam keadaan mabuk James menanam pohon itu dan merantainya, karena ia mengira pohon tersebut telah berpindah tempat.

Halaman
12
Editor: Edi Sukasah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved