Raja Dangdut Rhoma Irama Tak Terima Anaknya Masuk Penjara

Putusan itu memperberat hukuman Ridho dari 10 bulan rehabilitasi menjadi 1,5 tahun penjara.

Raja Dangdut Rhoma Irama Tak Terima Anaknya Masuk Penjara
Tribunnews
Rhoma Irama 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Raja dangdut Rhoma Irama geram setelah Mahkamah Agung (MA) mengabulkan kasasi jaksa penuntut umum (JPU) atas kasus penyalahgunaan narkoba.

Putusan itu memperberat hukuman Ridho dari 10 bulan rehabilitasi menjadi 1,5 tahun penjara.

Ridho sudah menjalani masa hukuman 10 bulan rehabiltiasi di RSKO Cibubur, Jakarta Timur, setelah mendapatkan vonis dari Majelis Hakim PN Jakarta Barat.

"Kenapa ini? Mau diapakan Ridho? Mau dihancurkan lagi?" kata Rhoma di kawasan Depok, Jawa Barat, Kamis (28/3/2019).

Rhoma berujar, anak bungsunya tersebut sudah sembuh setelah menjalani rehabilitasi .

Ridho pun sudah lepas dari ketergantungan obat dan menerima efek jera atas tindakan hukum yang dilakukannya.

"Tapi, Ridho ditarik lagi ke penjara. Nah, sekarang falsafah dan logika hukumnya di mana? Itu yang saya enggak mengerti," kata Rhoma.

Diberitakan sebelumnya, Hakim Agung Andi Samsan Nganro memutuskan untuk memperbaiki tingkatan kejahatan yang dilakukan oleh Ridho Rhoma menjadi Penyalahguna Narkotika Golongan I Bagi Diri Sendiri.

"Iya benar itu ada kasasi tolak dengan perbaikan. Ada tolak perbaikan pidananya jadi satu tahun enam bulan," ungkap Kepala Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung, Abdullah.

Abdullah menegaskan bahwa dengan putusan ini Ridho harus melanjutkan sisa hukumannya. Pihak jaksa penuntut umumlah yang akan melakukan eksekusi terhadap Ridho.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rhoma Irama: Dikirim ke Penjara, Ridho Mau Dihancurkan Lagi?", https://entertainment.kompas.com/read/2019/03/28/175004810/rhoma-irama-dikirim-ke-penjara-ridho-mau-dihancurkan-lagi.

Editor: Edi Sukasah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved