News Analisis

Pengamat Politik Ferry Liando: Kampanye Jadi Ajang Unjuk Kekuatan

Capres, Parpol, dan Anggota DPD bebas mengumpulkan massa di satu tempat yang sudah ditentukan KPU.

Pengamat Politik Ferry Liando: Kampanye Jadi Ajang Unjuk Kekuatan
Ferry Liando 

TRiBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Peserta Pemilu mendapat kesempatan menggelar kampanye rapat umum.

Capres, Parpol, dan Anggota DPD bebas mengumpulkan massa di satu tempat yang sudah ditentukan KPU.

Tapi konsep kampanye rapat umum ini masih dirundung keraguan menyangkut keikutsertaan massa.

Ada dugaan peserta kampanye hanya di mobilisasi.

Masyarakat yang datang bukan karena kesadaran tapi dibujuk atau diajak.

Baca: Gol Kontroversi dan Drama Adu Penaliti Warnai Kegagalan Persija Jakarta di Piala Presiden 2019

Baca: Siapkan Performa Terbaik, Maverick Vinales Optimis Raih Kemenangan di MotoGP Argentina

Baca: Gelar PAW, Irawan Hundouw Resmi Gantikan Sunardi Kadullah di DPRD Bolsel

Banyak pengakuan masyarakat yang ikut kampanye berasal dari desa, mereka diajak untuk pesiar ke kota.

Tentu jika dibujuk seperti itu tentu orang-orang jarang ke kota seperti mendapat sebuah berkah, apalagi diberi kaos dsn makan gratis

Modus mengakali mendatangkan massa di tempat kampanye bermotif dua hal.

Pertama, untuk menyenangkan capres atau pimpinan parpol.

Kemudian sebagai bentuk Show of force atau unjuk kekuatan. Parpol ingin unjuk gigi dan mempengaruhi masyarakat pemilih lain.

Kenalannya misalnya, di masa kampanye ini teenyata punya kaos berqgam artai, meeah, putih, dan biru

Saya menduga setiap kampanye didatangi.

Saya melihat ada fakta bahwa setiap kali ada kampanye, sepertinya ada pangkalan ojek kosong.

Penulis: Ryo_Noor
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved