Terbukti Bersalah, Majelis Hakim Vonis Hercules 8 Bulan Penjara

Terdakwa Hercules Rosario Marshal dijatuhi vonis 8 bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

Terbukti Bersalah, Majelis Hakim Vonis Hercules 8 Bulan Penjara
RIMA WAHYUNINGRUM
Polisi menangkap dan menetapkan Hercules sebagai tersangka dalam kasus penguasaan lahan di kawasan Kalideres, Jakarta Barat pada Rabu (21/11/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terdakwa Hercules Rosario Marshal dijatuhi vonis 8 bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

Dalam putusan tersebut Hercules dikenakan pasal Pasal 167 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Dimana Ketua Majelis Hakim Rustiono menyatakan terdakwa Hercules Rosario Marshal alias Hercules terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dan turut serta memasuki perkarangan tertutup yang dipakai orang lain.

Diketahui bahwa Hercules terganjal kasus penguasaan lahan dan pengerusakan kantor milik ‎PT Nila Alam di Jakarta Barat.

Atas kasus itu pun Jaksa Penuntut Umum pun menuntut terdakwa 3 tahun penjara.

Menurut JPU, Hercules dianggap melanggar Pasal ‎170 ayat (1) juncto Pasal 55 ayat ke (1) KUHP yakni melakukan, yang menyuruh melakukan, dan yang turut serta melakukan perbuatan dengan terang-terang dan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap barang

Baca: Pengurus dan Caleg Golkar Minahasa Tenggara Satukan Tekad untuk Jerry Sambuaga

Meski begitu dalam nota pembelaan yang dilakukan Hercules bersikukuh jika tidak terlihat dalam kasus tersebut.

Hercules Pukul Wartawan
Hercules Rozario Marshal, sempat mengamuk sebelum mengikuti sidang putusannya di Pengadilan Negeri Jakarta Barat pada Rabu (27/3/2019), hari ini.

Saat keluar dari mobil tahanan kejaksaan sekira pukul 15.00 WIB, ia yang menggunakan kemeja hitam berlari ke arah wartawan yang mengambil gambar sambil melayangkan pukulan.

"Mana wartawan, mana wartawan," kata Hercules saat itu. 

Pukulan tersebut mengenai tangan kanan dari pewarta tersebut.

"Jangan rekam. Jangan rekam!" teriak Hercules pada sejumlah awak media, Rabu (27/3/2019).

Tak hanya itu, Hercules pun kembali berteriak dan menanyakan asal dari wartawan yang sempat berada di tengah jalan saat dirinya menuju ke ruang tunggu terdakwa.

"Mana wartawan, mana lu!" teriak Hercules.

Aksi itu pun sempat menimbulkan kepanikan di luar ruang tunggu terdakwa.

Sejumlah anak buah Hercules dan anggota kepolisian berusaha melerai perkelahian dan melepaskan wartawan yang dikejarnya.

Namun Hercules berputar arah dan kembali mengejar fotografer yang berusaha mengabadikan kejadian tersebut.

Meski aksinya dilerai, beberapa anak buah hercules meminta awak media tidak merekam.

Baca: AHY Beberkan Kondisi Terbaru Ani Yudhoyono: Beliau Menjalani Treatment Siklus Kedua

Kejadian tersebut hanya berlangsung beberapa saat sebelum akhirnya polisi berpakaian preman mengamankan situasi tersebut.

Ia langsung dibawa ke ruang tunggu tahanan yang ada di basement PN Jakarta Barat.

Menurut agenda yang telah dijadwalkan, Hercules akan menjalani sidang putusan pada siang ini sekira pukul 14.00 WIB.

Ia dituntut Jaksa Penuntut Umum dengan hukuman penjara selama tiga tahun karena dianggap melanggar Pasal 170 Ayat (1) KUHP juncto Pasal 55 Ayat (2) KUHP tentang kekerasan secara bersama-sama dan perusakan barang.

Namun dalam sidang agenda pleidoi atau pembelaan sebelumnya, ia merasa difitnah oleh jaksa atas kasus tersebut.

"Saya merasa ditipu, difitnah karena JPU tidak menjelaskan siapa yang kami keroyok," katanya kala itu.
 
TONTON JUGA:

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Hercules Divonis 8 Bulan Penjara

Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved