Berhasil Memajukan Peradaban Minahasa Tenggara, Pemkab Mitra Dapat Apresiasi dari IPDN

Menurut Direktur Kampus IPDN Sulawesi Utara Noudy Tendean, Bupati Minahasa Tenggara berhasil memajukan peradaban Minahasa Tenggara.

Berhasil Memajukan Peradaban Minahasa Tenggara, Pemkab Mitra Dapat Apresiasi dari IPDN
Istimewa
Lembaga pendidikan calon pamong praja Institut Pendidikan Dalam Negeri (IPDN) memberikan pengakuan terhadap Bupati James Sumendap. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN - Lembaga pendidikan calon pamong praja Institut Pendidikan Dalam Negeri (IPDN) memberikan pengakuan terhadap Bupati James Sumendap.

Menurut Direktur Kampus IPDN Sulawesi Utara Noudy Tendean, Bupati Minahasa Tenggara berhasil memajukan peradaban Minahasa Tenggara (Mitra).

"Prestasi dan keberhasilan pembangunan Kabupaten Minahasa Tenggara sangat luar biasa. Dan dibalik itu semua sosok Bupati James Sumendap yang berhasil memajukan daerahnya," katanya saat penyambutan Praja IPDN di Lapangan Ompi, Rabu (27/3/2019).

Baca: Sebanyak 263 Keluarga di Minahasa Tenggara Telah Menerima Bantuan Duka

Baca: Masih Banyak APK Caleg yang Belum Diambil,  Apakah Mereka Mundur Sebelum Berjuang?

Baca: Audy Blusukan ke Pinabetengan, Ini yang Akan Ia Lakukan!

Dia mengungkapkan, hal tersebut sesuai dengan survey dan kajian yang dilakukan pihaknya saat menyeleksi sejumlah daerah yang akan dijadikan lokasi praktik para praja.

"Selain itu didukung prestasi daerah yang sangat banyak, makanya kami nyatakan Minahasa Tenggara paling layak sebagai lokus utama. Apalagi sesuai arahan menteri, lokasi praktek harus daerah yang mempunyai keberhasilan sehingga para praja mendapatkan pembelajaran terbaik," ujarnya.

Lebih lanjut kata Noudy, sejumlah indikator yang menjadi pertimbangan pihaknya yakni, keberhasilan mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK.

Menjadi daerah penggagas pertama di Indonesia, dan berhasil menerapkan program Satu Miliar Satu Desa (Samisade) yang merupakan jika bakal lahirnya program pemerintah pusat yakni Dana Desa.

"Ada juga program lingkungan hidup yakni pelarangan sampah plastik khususnya sekali pakai. Serta program lainnya yang kami anggap inovatif dalam penyelenggaraan pemerintahan," ujarnya.

Ia pun berharap para praja mendapatkan ilmu serta pengalaman, selama 21 hari praktek di kecamatan dan instansi perangkat daerah.

Baca: Tak Kalah Glamor dari Syahrini, Fashion Item Luna Maya Ini Harganya Buat Geleng Kepala

Baca: KEK Pariwisata Tanjung Pulisan Likupang Ditarget Gol Juni 2019

"Sekaligus juga menerapkan teori yang diperoleh dalam pendidikan ke dunia kerja sesuai dengan bidang tugasnya," tandasnya.

Sementara itu Bupati James Sumendap, mengatakan Pemkab bersama rakyat Minahasa Tenggara menyambut baik pelaksanaan praktik tersebut.

"Saya berharap kami dari Pemkab dan praja ini saling bertukar ilmu. Secara khusus kepada adik-adik praja dapat mengimplementasikan ilmunya ke dalam praktek," katanya.

Ia mengungkapkan, pihaknya mempunyai sejumlah program pembangunan dan penyelenggaraan pemerintah yang bisa menjadi bahan pembelajaran bagi praja selama praktek.

Penulis: Andreas Ruauw
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved