Breaking News
Selasa, 28 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Seorang Ibu Dibacok saat Tidur Bersama Anaknya

Susanti ditemukan banyak mengeluarkan darah pukul 23:00 WIB oleh mertuanya di rumahnya.

Editor:
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang ibu dua anak di Dusun Jatisari Desa Karangbanyu Kecamatan Widodaren Kabupaten Ngawi, Jawa Timur bernama Susanti (27), tewas dengan luka bacokan, Senin (25/3/2019).

Susanti ditemukan banyak mengeluarkan darah pukul 23:00 WIB oleh mertuanya di rumahnya.

Kasun Jatisari Taufiq Arifin ditemui di rumah korban mengatakan, saat ditemukan korban masih bernapas dan sempat dilarikan ke puskesmas terdekat.

Namun, nyawa korban tidak bisa diselamatkan saat dirujuk ke rumah sakit karena luka yang diderita cukup parah.

"Korban masih sempat dilarikan di puskesmas, tapi pihak puskesmas menyuruh untuk dirujuk di rumah sakit. Sayang, korban meninggal di perjalanan ke rumah sakit," ujarnya Selasa (26/3/2019).

Taufiq mengatakan, kejadian tersebut berawal dari mertua Susanti, Katijan yang mendengar salah satu anak Susanti menangis histeris sambil minta tolong.

Mertua korban kemudian mendobrak pintu rumah korban dan mendapati korban mengeluarkan banyak darah karena sejumlah luka bacok di di bagian punggung, perut, leher dan sekujur wajahnya.

“Katijan lantas berteriak meminta bantuan hingga warga sekitar berdatangan,” ujarnya.

Saat kejadian, suami korban, Ihkwan Setiawan (30) sedang menjaga padi yang sudah dipanen di sawah.

Pelaku yang diduga telah mengetahui situasi rumah korban masuk melalui dapur rumah korban dengan cara membobol tembok di dekat pintu untuk membuka selot pintu dari kayu.

Pelaku kemudian membunuh korban dengan membacok korban yang tengah tertidur pulas bersama kedua anaknya di ruang tamu rumahnya.

Sebelumnya, menurut Taufiq, korban pernah dipergoki oleh suaminya karena mempunyai hubungan asmara terlarang dengan salah satu warga tetangga desanya. Namun, korban akhirnya memilih mengakhiri hubungan tersebut.

"Sudah lama (kejadiannya), tapi kalau selingkuhannya itu ketemu suami korban, pasti berkelahi," katanya.

Kapolsek Widodaren AKP Juwahir mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus tewasnya korban.

Polisi juga masih melakukan pengembangan terkait dugaan adanya hubungan antara kasus tewasnya korban dengan hubungan asmara korban.

"Tetap kita akan menarik simpul ke belakang sampai nanti mendekati alibi yang mengarah ke siapa pelaku pembunuhan," ujarnya melalui sambungan telepon.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Seorang Ibu di Ngawi Tewas dengan Luka Bacok saat Tidur Bersama Anaknya ", https://regional.kompas.com/read/2019/03/26/15134881/seorang-ibu-di-ngawi-tewas-dengan-luka-bacok-saat-tidur-bersama-anaknya.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved