Berita Bolmong

Pemerintah Salurkan Bantuan Sarana Pertanian, Kelautan dan Perikanan di Bolmong dan Kotamobagu

Total bantuan yang diserahkan oleh KKP sebanyak Rp 8,2 miliar dan bantuan dari Kementerian Pertanian sejumlah Rp 1,6 miliar.

Pemerintah Salurkan Bantuan Sarana Pertanian, Kelautan dan Perikanan di Bolmong dan Kotamobagu
TRIBUN MANADO/MAICKEL KARUNDENG
Pemerintah Salurkan Bantuan Sarana Pertanian, Kelautan dan Perikanan di Bolmong dan Kotamobagu 

Bukti ilmiah menunjukan potensi perikanan di wilayah pengelolaan perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) laut Indonesia dari tahun ke tahun meningkat.

Pada tahun 2013 potensi perikanan tercatat sebesar 7,31 juta ton, tahun 2015 meningkat menjadi 9,93 juta ton dan hasil yang menggembirakan tercatat pada tahun 2016 dan telah disahkan melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 50/2017 menjadi 12,5 juta ton.

“Sumber daya ikan tersebut tentu saja harus kita manfaatkan secara optimal dan berkelanjutan untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat karena kapal asing telah kita usir dan tenggelamkan. Oleh karena itu, KKP dengan mendapat dukungan penuh dari BPK RI, DPR RI, pemerintah daerah, nelayan, pelaku usaha dan seluruh stakeholders kelautan dan perikanan, terus bergerak bersama untuk mengelola sumber daya itu dengan sebaik-baiknya dengan selalu memperhatikan kelestarian dan daya dukung lingkungan dengan aktifitas penangkapan yang ramah lingkungan," terang Zulficar.

Sementara itu, Bupati Bolaang Mongondow Yasti Soepredjo Mokoagow dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada seluruh pemerintah pusat yang telah hadir untuk meninjau langsung potensi daerah Bolaang Mongondow dan Kotamobagu.

Dia berharap agar bantuan pemerintah pusat ke daerah tidak berhenti sampai di sini saja.

Wilayah Bolaang Mongondow langsung berhadapan dengan Samudera Pasifik, sehingga bantuan sarana penangkapan ikan diperlukan oleh nelayan kami.

Selain itu, benih ikan dan indukan untuk perikanan budidaya juga diperlukan.

"Kendala Bolmong berada pada kualitas air yang kurang baik, sehingga harus berpindah tempat.
Begitu pula bantuan pertanian, satu desa satu traktor untuk menggarap hasil bumi lebih optimal," jelas Yasti.

Sedangkan Anggota IV BPK RI, Rizal Djalil berharap agar sinergi pemerintah pusat dan pemerintah daerah dapat terus ditingkatkan karena posisi Bolaang Mongondow sangat strategis. Saya percaya, semakin berkembang daerahnya semakin berkembang pula masyarakatnya, yang utamanya untuk kesejahteraan orang banyak.

"Manfaatkan bantuan pemerintah ini agar membuahkan hasil pertanian, kelautan dan perikanan," tuturnya.

Halaman
123
Penulis: Maickel_Karundeng
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved