PTUN Perintahkan KPU Gunung Kidul Kembalikan Nama Politisi Gerindra Ini ke DCT

Mengabulkan seluruh gugatan penggugat terhadap tergugat dan menghukum tergugat untuk membayar biaya perkara Rp 307 ribu

PTUN Perintahkan KPU Gunung Kidul Kembalikan Nama Politisi Gerindra Ini ke DCT
(KOMPAS.com/MARKUS YUWONO)
Sidang Politisi Gerindra Ngadiyono di PTUN Yogyakarta, Senin (25/3/2019) 

TRIBUNMANADO.CO.ID, SLEMAN - Politisi Gerindra Ngadiyono memenangkan gugatan terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul terkait pencoretan dirinya dalam Daftar Calon Tetap (DCT).

Pencoretan itu terkait kasus penggunaan mobil dinas wakil DPRD Gunungkidul saat mengikuti kampanye Prabowo Subianto di Hotel Prima SR, Sleman pada Rabu (28/11/2018).

Majelis hakim Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara ( PTUN) yang dipimpin oleh Andriani SH dengan hakim anggota Rahmi Afriza SH serta Kukuh Santiadi SH dan panitera Pengganti Endang Purwaningsih akhirnya memutuskan mengabulkan gugatan PTUN Ngadiyono kepada KPU Gunungkidul. Senin (25/3/2019).

Majelis hakim memerintahkan KPU mencabut keputusan mereka yang melakukan pencoretan nama Ngadiyono dari DCT, mengembalikan nama Ngadiyono dalam DCT serta memerintahkan KPU Gunungkidul menindaklanjuti keputusan majelis hakim tersebut selambat-lambatnya 3 hari setelah dibacakan.

"Mengabulkan seluruh gugatan penggugat terhadap tergugat dan menghukum tergugat untuk membayar biaya perkara Rp 307 ribu," kata Andriyani saat membacakan putusan di PTUN Yogyakarta, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, Senin (25/3/2019).

Putusan PTUN Yogyakarta tersebut disambut gembira oleh Ngadiyono beserta beberapa pendukung yang hadir dalam sidang tersebut. Pekik takbir langsung dikumandangkan oleh salah seorang pendukungnya setelah sidang dinyatakan ditutup.

Ngadiyono mengaku berterima kasih kepada tim penasehat hukumnya dan majelis hakim yang sudah memberikan keputusan baik.

"Kami dari Gerindra dan tim pengacara telah bekerja semaksimal mungkin untuk memenangkan hak-hak kami, yang mohon maaf sedikit dizalimi. Semoga dengan putusan ini jadi titik temu kami kalau ternyata masih ada keadilan di Indonesia, dan ke depannya semoga dapat berlaku di seluruh Indonesia," ucapnya.

Setelah gugatannya dikabulkan, Wakil Ketua DPRD Gunungkidul itu kembali berkonsentrasi menghadapi pemilu mendatang.

"Saya akan berjuang kembali setelah hak-hak kami untuk mencalonkan diri sempat sedikit terganggu," ujarnya.

Divisi Hukum KPU DIY Siti Ghoniyatun mengatakan akan segera menindaklanjuti putusan tersebut dengan menggelar rapat pleno dan mengembalikan nama Ngadiyono dalam DCT. Keputusan tersebut tidak terlalu sulit untuk dilaksanakan karena tidak berkaitan dengan surat suara.

"Nanti segera diplenokan oleh KPU Gunungkidul. Tidak ada pencoretan dalam surat suara sehingga tidak terlalu lama untuk dikerjakan,"katanya.

Perlu diketahui, KPU Gunungkidul mencoret nama Ngadiyono dari DCT pada 20 Februari 2019 lalu. Keputusan tersebut dikeluarkan KPU karena vonis hukuman percobaan oleh PN Sleman. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Menang PTUN, Politisi Gerindra Ini Kembali Nyaleg", https://regional.kompas.com/read/2019/03/25/14163231/menang-ptun-politisi-gerindra-ini-kembali-nyaleg.

Editor: Charles Komaling
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved