Kriminal

Kasus Bunuh Diri Seorang Siswa di Florida Ternyata Begini Kasusnya

Seorang pria siswa tingkat dua SMA Marjory Stoneman Douglas, Florida, Amerika Serikat, dilaporkan bunuh diri pada Sabtu (23/3/2019).

Kasus Bunuh Diri Seorang Siswa di Florida Ternyata Begini Kasusnya
Tribun Jabar
Kasus Bunuh Siswa di Florida 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang pria siswa tingkat dua SMA Marjory Stoneman Douglas, Florida, Amerika Serikat, dilaporkan bunuh diri pada Sabtu (23/3/2019). Ia adalah satu di antara korban selama dalam peristiwa penembakan massal di Parkland Florida, Amerika Serikat (AS), 14 Februari 2018.

Dilansir Tribun Jabar dari Kompas.com yang mengutip surat kabar lokal The South Florida Sun Sentinel, juru bicara Kepolisian Coral Springs, Tyler Reik, mengatakan bahwa korban masih remaja dan nama korban tidak akan dipublikasikan.

"Demi menghormati pihak keluarga, kami memutuskan untuk tidak mempublikasikan nama korban," jelas Reik dilansir The Guardian Minggu (24/3/2019).

Reik melanjutkan dia tidak bisa membeberkan apakah kasus itu merupakan bunuh diri, ataukah remaja itu merupakan korban selamat dari penembakan massal di Parkland.

Baca: Azan Berkumandang saat Kampanye di Manado, Prabowo: Ada Kesempatan Saya Minum Kopi

Baca: Akhirnya Ariel NOAH dan Luna Maya Foto Bareng Berkat Gading Marten, Resmi Balikan?

Baca: Selain Kasatres Narkoba Kompol DH, Napi Raymond Waney Tuding Pejabat BNNP Sulut AKBP JT Terima Suap

"Yang bisa saya katakan adalah dia memang bersekolah di SMA Marjory Stoneman Douglas. Kami masih belum tahu apa motifnya. Semua masih didalami," ujarnya.

Kematian korban itu adalah yang kedua setelah remaja berusia 19 tahun, Sydney Aiello, penyintas lain tragedi Parkland, menembak dirinya sendiri.

Aiello yang pemakamannya dilaksanakan Jumat (22/3/2019) dilaporkan menderita Post Traumatic Stress Disorder (PTSD), dan juga terkena sindrom penyintas.

Ibu Aiello Carra dikutip Sky News menjabarkan putrinya itu mengaku ketakutan dengan kelas, dan menderita rasa bersalah karena dia hidup sementara sahabatnya, Meadow Pollack, tewas.

David Hogg, pimpinan pergerakan Marc of Our Lives yang menuntut pembatasan senjata menyesalkan kasus bunuh diri itu dalam kicauannya di Twitter.

"Berapa banyak lagi anak-anak yang terenggut karena bunuh diri sebelum pemerintah/distrik sekolah melakukan sesuatu? Rip 17+2," ujar Hogg.

Halaman
12
Editor:
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved