Kementerian PDTT

Bertujuan untuk Prioritas Pengembangan SDM, Dana Desa Bakal Ditambah Hingga Rp 4 Miliar Tiap Distrik

Kementerian Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI (Kementerian PDTT) berencana menambah anggaran dana desa hingga Rp 4 miliar tiap desa.

Bertujuan untuk Prioritas Pengembangan SDM, Dana Desa Bakal Ditambah Hingga Rp 4 Miliar Tiap Distrik
ISTIMEWA
Workshop - Dana Desa 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kementerian Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI (Kementerian PDTT) berencana menambah anggaran dana desa hingga Rp 4 miliar tiap desa.

Hal tersebut disampaikan Tenaga Ahli Pendamping Desa Kementerian Desa dan Daerah Tertinggal Provinsi Jawa Tengah Denny Septiviant dalam Workshop Digital Startup yang diselenggarakan Pemerintah Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan.

Menurut Denny yang menjadi narasumber pada pelatihan bertajuk 'Optimalisasi Peran Pemuda dalam Membangun Desa Digital,' tersebut mengatakan, anggaran besar itu pemuda desa hendaknya mampu menangkap peluang.

"Seperti paham teknologi digital. Sudah saatnya pemuda desa melek digitalisasi karena dari sana banyak potensi desa dapat menjadi peluang membuka bisnis," terangnya kepada Tribunjateng.com, di Aula Kecamatan Pulokulon, Grobogan, Minggu (24/3/2019).

Denny menerangkan, pada 2019 prioritas pembangunan nasional pemerintah telah diarahkan ke pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Baca: Hasil Lengkap Kualifikasi Piala Eropa 2020 - Der Panzer Raih Poin Penuh Secara Dramatis

Artinya lanjut dia, di sana dibutuhkan tenaga muda terampil serta kreatif memanfaatkan momen tersebut ditambah adanya peningkatan anggaran dana desa yang jumlahnya tidak sedikit.

"Selain membangun infrastruktur, sarana prasarana olah raga, kemudian badan usaha milik desa (BUMD). Nanti bertahap tersedia jaringan WiFi, atau internet gratis. Dan ini jika pemuda desa masih gagap teknologi ia hanya menjadi konsumen. Padahal negara inginnya tidak begitu," katanya.

Karenanya Denny menambahkan, melalui setiap pertemuan dia sudah menyuarakan pembentukan desa digital harapannya akan benar-benar terwujud minimal kesadaran pentingnya digitalisasi karena manfaatnya begitu banyak.

Ia menerangkan, penguasaan teknologi berkaitan pula dengan informasi atau kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah Pusat karena setiap tahun dana desa akan terus naik hingga 2024.

Baca: Arief Poyuono Mengklaim 30 Persen Pemilih Jokowi Beralih Dukung Prabowo

"Jumlah itu kalau ditarik sejak adanya dana desa mulai 2015, kenaikannya lima kali lipat dari yang ada sekarang. Maka penting peluang ekonomi ditangkap pemuda desa," tegasnya.

Halaman
12
Editor: Frandi Piring
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved