Dukung Industri Rokok Elektrik Lokal, NCIG Indonesia Hadir Sebagai POD Pertama yang Bercukai

Dukung Industri Rokok Elektrik Lokal, NCIG Indonesia Hadir Sebagai POD Pertama yang Bercukai.

Dukung Industri Rokok Elektrik Lokal, NCIG Indonesia Hadir Sebagai POD Pertama yang Bercukai
Istimewa
(Kiri-kanan) Ketua Asosiasi Vapers Indonesia (AVI) Johan Sumantri, Ketua Bidang Organisasi DPP Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) Garindra Kartasasmita, Komisaris Utama PT YNOT Kreasi Indonesia Harry Dwijaya, Kepala Seksi Tarif Cukai dan Harga Dasar 2 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI Agus Wibowo, CEO NCIG International Shariffuddin Bujang serta CEO NCIG Indonesia Roy Lefrans sesaat setelah Press Conference "Dukung Industri Rokok Elektrik Lokal, NCIG Indonesia Hadir sebagai POD Pertama yang Bercukai” di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Jumat (22/3/2019) 

Dalam kesempatan talkshow “Dukung Industri Rokok Elektrik Lokal, NCIG Indonesia hadir sebagai POD pertama yang bercukai”, Kepala Subdirektorat Tarif Cukai dan Harga Dasar Dirjen Bea dan Cukai Republik Indonesia,  Sunaryo mengatakan, pihaknya mengapresiasi kolaborasi ini sebagai salah satu pendukung berkembangannya industri rokok elektrik di Indonesia.

"Pemerintah mendorong para pelaku industri rokok elektrik lokal untuk terus berkembang dan memenuhi permintaan pasar global. Saat ini potensi penerimaan dari tarif cukai produk HPTL mencapai lebih dari Rp2 triliun," ujarnya.

Menurut data APVI per 2018, industri rokok elektrik telah menyerap lebih dari 50.000 tenaga kerja di Indonesia. Jumlah produsen liquid di seluruh Indonesia saat ini telah mencapai lebih dari 300, produsen alat dan eksesoris lainnya lebih dari 100, distributor atau importir lebih dari 150, pengecer lebih dari 5.000 dan kategori pengusaha rokok elektrik lainnya mencapai lebih dari 50.

Ketua APVI, Aryo Andrianto memberikan dukungan kepada NCIG untuk turut memberikan kontribusi positif bagi industri rokok elektrik.

“Kami antusias dengan akan diluncurkannya produk perdana NCIG Indonesia yang menghadirkan ragam pilihan device bagi para vapers di Indonesia. Dengan adanya payung hukum dari pemerintah, kami semakin yakin industri rokok elektrik lokal akan terus berkembang. Kami sebagai pelaku di industri rokok elektrik juga akan terus melakukan inovasi dengan mengutamakan perlindungan kepada konsumen," ujarnya.(ndo/*)

Tonton video di bawah ini!

Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved