TERUNGKAP, Motif Dosen UNM Cekik Istri Pejabat hingga Tewas, Ternyata Bukan Karena Perselingkuhan

Motif kasus pembunuhan staf Biro Administrasi Umum Universitas Negeri Makassar (UNM) Siti Zulaeha Djafar (40) oleh Dosen UNM akhirnya terungkap

TERUNGKAP, Motif Dosen UNM Cekik Istri Pejabat hingga Tewas, Ternyata Bukan Karena Perselingkuhan
Bangka Pos
Rumah duka Siti Zulaeha Djafar di Kompleks Sabrina Regency, Manggarupi, Gowa, Sabtu (23/3/2019). (Facebook) 

Jabatan fungsional Wahyu Jayadi, yakni Lektor Kepala golongan IVa dengan pendidikan tertinggi S3.

Siti Zulaeha Djafar semasa hidup.
Siti Zulaeha Djafar semasa hidup. (Facebook)

Wahyu Jayadi menyelesaikan pendidikan S1-nya di Universitas Negeri Makassar pada 1998.

Ia kemudian meraih gelar master di UNM juga pada 2003.

Wahyu Jayadi kemudian melanjutkan pendidikan S3 di Universitas Negeri Jakarta dan berhasil meraih gelar doktor pada 2009.

Rektor UNM, Prof Dr Husain Syam MTP melantiknya sebagai Kepala UPT KKN/KKA sejak 13 Maret 2018 lalu.

Baca: Menunggu 8 Tahun untuk Hamil, Calon Ibu Malah Kehilangan Bayinya karena Dokter Salah Berikan Obat

Prof Husain juga mengaku sudah mendapat informasi tentang keterlibatan salah seorang oknum dosennya dalam insiden pembunuhan karyawati Bagian Rumah Tangga Biro Administrasi Umum Kepegawaian (BAUK) Universitas Negeri Makassar (UNM) Sitti Zulaeha Djafar alias Ela (39), Jumat (22/3/2019) kemarin.

"Ya saya sudah dapat video dan informasinya tadi malam si Wahyu itu terlibat, tapi saya belum dapat informasi resmi," katanya menjawab konfirmasi Tribun Timur, Sabtu (23/3/2019) pagi.

Nama Wahyu yang disebut Rektor UNM merujuk kepada oknum dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan UNM Bantabantaeng, Dr Wahyu Jayadi Spd M Pd (44 tahun).

Tante korban Siti Zulaeha Djafar, Fatimah Karim bersama sejumlah kerabat masih menunggu proses autopsi dari pihak Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. TRIBUN TIMUR/ARI MARYADI
Tante korban Siti Zulaeha Djafar, Fatimah Karim bersama sejumlah kerabat masih menunggu proses autopsi dari pihak Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. TRIBUN TIMUR/ARI MARYADI (Tribun Timur/Ari Maryadi)

Video yang dimaksud rektor adalah potongan gambar yang menunjukkan Dr Wahyu Jayadi MPd dibekuk polisi, Jumat (22/3/2019) dini hari.

Rektor tak mau berspekulasi soal pelaku dan motif insiden yang dia sebut mengejutkan.

Halaman
1234
Editor: Chintya Rantung
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved