Tes Psikologi

Tertangkap Merusak Masjid, Pria Ini Dikira Gila, Katanya Empedunya Sakit Bukan Kepalanya

Tersangka perusakan masjid dan TPQ di Desa Buniayu, Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mengaku dirinya sehat, baik jasmani & rohani.

Editor: Frandi Piring
Kompas.com
Tersangka Perusak Masjid Ditangkap Pihak Berwajib 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tersangka perusakan masjid dan TPQ di Desa Buniayu, Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mengaku dirinya sehat, baik jasmani maupun rohani.

"Kulo sehat sempurna, normal uteke, ning jantung kalih empedune sing sakit (Saya sehat sempurna, normal otaknya, cuma jantung dan empedunya yang sakit)," katanya disambut gelak tawa polisi dan warga yang melihat prarekonstruksi di lokasi kejadian, Jumat (22/3/2019).

Saat menjalani prarekonstruksi, tersangka dapat dengan jelas menunjukkan lokasi yang menjadi sasaran aksinya.

Dia juga dapat menjelaskan dengan lugas apa yang dilakukan, meskipun terkadang omongannya ngelantur.

Lokasi pertama yang ditunjukkan adalah kompleks Ponpes Miftahul Falah. Kemudian bergeser ke TPQ dan Masjid Darussalam. Selanjutnya menuju rumah Kiai Abdul Majid yang dilempar batu.

Baca: Lakukan Tantangan Makan Cookies, Gadis 24 Tahun Ini Meninggal, Berikut Keterangan Dokter!

Pengasuh Ponpes Mihtahul Falah, KH Daelami Yusuf, mengatakan tersangka beberapa tahun lalu pernah menjadi santrinya.

Tersangka menuntut ilmu di ponpes itu selama kurang lebih tiga tahun saat duduk di bangku SMK.

"Pernah belajar di pondok, sekolahnya di SMK di Ayah, Kabupaten Kebumen, pulangnya ke pondok. Tiga tahun ngaji di sini, dia jujur, bagus anaknya," ujar dia.

Menurut dia, tingkal laku tersangka mulai janggal sepulang dari menuntut ilmu di Jatim.

Baca: Baca! Move On & Kamu Layak Bahagia, Hentikan Stalking Media Sosial Mantan, Ini Cara Melupakannya!

Selepas dari Ponpes Miftahul Falah, tersangka menuntut ilmu di Jatim untuk mendalami hafalan Al Quran.

Terkait alasan tersangka melakukan aksi itu karena sakit hati dikeluarkan dari pesantren, Daelami membantahnya.

"Alasannya keluar dari pondok waktu itu, katanya mau hapalkan Al Quran, pengin hapal Al Quran, di Jatim.

Itu ya bagus, tapi harus lihat situasi, harus pawakan (pembawaannya) Al Quran, ditangkapnya saya nggalak-nggalaki (memarahi) mungkin," kata dia. (*)

Baca: Habiskan 10 Ronde pada Malam Pertama setelah Menikah, Kondisi Lucinta Drop, Letih dan Kurang Sehat

Tautan: http://jateng.tribunnews.com/2019/03/23/perusak-masjid-di-banyumas-tertangkap-tidak-terima-dikatakan-gila-inilah-sosoknya.

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved