Ternyata Ini Cara Unik Menghentikan Kebiasaan Merokok

Salah satu cara untuk membantu perokok keluar dari kecanduan ini tidak melibatkan pil atau plester nikotin, melainkan uang.

Ternyata Ini Cara Unik Menghentikan Kebiasaan Merokok
lifestyle.kompas.com
Rokok elektronik berbahaya bagi remaja, 3,6 juta remaja di Amerika Serikat mengkonsumsi rokok elektronik secara reguler dilansir cdc.gov Senin (17/12/2018) 

Ternyata Ini Cara Unik Menghentikan Kebiasaan Merokok

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO - Dalam rangka Hari Tanpa Tembakau Sedunia, Minggu (31/5), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengimbau para perokok untuk tidak mengisap rokok atau produk tembakau lainnya selama 24 jam.

Salah satu cara untuk membantu perokok keluar dari kecanduan ini tidak melibatkan pil atau plester nikotin, melainkan uang. 

Merokok, penyebab kematian pertama yang dapat dicegah, adalah masalah kesehatan dunia, dengan sekitar 80 persen perokok berada di negara-negara berkembang.

 
Jika keadaan ini berlanjut, para pakar mengatakan hampir 1 milyar orang setahun akan meninggal karena berbagai penyebab terkait rokok pada tahun 2030.

Baca: Ini Penjelasan Fabiano Beltrame Terkait Pindah ke Persib Bandung

Baca: Ini Foto Kontroversial yang Dihapus Incess, Pasca Diungkit Tingkah Syahrini Bikin Indonesia Malu

Baca: BERITA PERSIJA - Ivan Kolev Melakukan Perubahan Posisi Pemain Persija

Ada beragam strategi untuk membantu orang berhenti merokok. Ini termasuk pendidikan dan obat-obatan yang mengurangi keinginan untuk merokok, dari obat-obatan sampai plester nikotin.

Kini mungkin ada sesuatu yang lebih efektif, yaitu membayar orang untuk meninggalkan kebiasaan itu.

Sebuah studi mendapati program-program insentif keuangan lima kali lebih efektif daripada alat-alat gratis yang membantu berhenti merokok.

Temuan itu dimuat pada 28 Mei dalam The New England Journal of Medicine. 

Dalam sebuah studi program insentif moneter yang melibatkan para perokok di sebuah perusahaan penjual obat-obatan AS, para karyawan yang menaruh uang sendiri sebesar $150, akan mendapatkannya kembali dengan tambahan $650 apabila mereka berhenti, dua kali lebih berhasil berhenti daripada mereka yang diberikan $800 setelah mereka meninggalkan kebiasaan itu.

Halpern, seorang pengamat kebijakan kesehatan pada Universitas Pennsylvania, mengatakan biaya yang dihabiskan untuk program-program berhenti merokok jumlahnya cukup besar.

“Majikan menghabiskan antara $3.000 sampai $6.000 per tahun untuk mempekerjakan seorang perokok, jauh lebih mahal daripada mempekerjakan seorang yang tidak merokok. Itu mencakup biaya kesehatan yang lebih besar, berkurangnya produktivitas kerja, tingkat absen lebih besar, dan semacam itu," ujarnya.

Halpern mengatakan hal itu juga berlaku pada negara-negara yang menghabiskan lebih banyak biaya bagi para perokok.

Artikel ini telah tayang di bangkapos.com dengan judul Bukan Obat-obatan, Ternyata Ini Cara Unik Menghentikan Kebiasaan Merokok, http://bangka.tribunnews.com/2019/03/23/bukan-obat-obatan-ternyata-ini-cara-unik-menghentikan-kebiasaan-merokok.

Editor: Iwan Satriawan

Editor: Chintya Rantung
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved