Berita Heboh

Kronologi Pembunuhan yang Bikin Heboh Gorontalo, Tersangka Mau Lunasi Utang dan Ingin Nikah

Tersangka K (34) melakukan pembunuhan satu keluarga di Gorontalo karena kedapatan saat hendak mencuri di rumah korban pada Senin (18/03/2019).

Kronologi Pembunuhan yang Bikin Heboh Gorontalo, Tersangka Mau Lunasi Utang dan Ingin Nikah
ISTIMEWA
Kabid Humas Polda Gorontalo AKBP Wahyu Tri Cahyono, 

Saat itulah, tersangka diduga bertemu seorang korban. Setelah membunuh di lantai dua, tersangka ke lantai satu dan bertemu korban lain sehingga terjadi pelawanan dan pisau tersangka jatuh.

Tesangka mengambilnya lalu menikam 3 korban di lantai 1. Setelah tersangka itu melarikan diri sebelum akhirnya ditangkap polisi.

Tersangka K dan TKP pencurian dan pembunuhan di Gorontalo
Tersangka K dan TKP pencurian dan pembunuhan di Gorontalo (KOLASE TRIBUNMANADO/HUMAS POLDA GORONTALO/FACEBOOK)

Tersangka ditangkap di Sulsel

Tim gabungan resmob Polres Gorontalo Kota dan Resmob Polda Gorontalo dibantu Polda Sulawesi Selatan menangkap tersangka K pada Jumat (22/3/2019) sore

"Tim gabungan resmob Polres Gorontalo Kota dan Polda kemarin sore di Desa Belopa Kecamatan Bajo Kabuoaten Luwu Sulawesi Selatan mengamankan seorang laki-laki berinisial K (34) berprofesi sebagai tukang kunci yang diduga melakukan pencurian disertai kekerasan yang menyebabkan 2 orang meninggal dunia dan 2 orang lainnya luka-luka," kata Kapolres Gorontalo Kota AKBP Robin Lumban Radja SIK MSi pada Sabtu (23/3/2019)

AKBP Robin Lumban Radja mengungkapkan tersangka K bekerja tak jauh dari rumah korban.

"Pengungkapan ini berdasarkan pengembangan hasil oleh TKP , dan juga keterangan saksi hingga diperoleh informasi keberadaan pelaku di wilayah Sulawesi selatan, dan tim gabungan resmob kita berhasil amankan pelaku,"kata Robin.

Kasat Reskrim Polres Gorontalo Kota AKP Hendy Seno Nugroho mengatakan tersangka K melakukan pencurian karena ingin melunasi utang.

"Dari hasil introgasi terhadap pelaku, dia melakukan perbuatan pencurian karena ingin melunasi hutang dan akan menikah. Namun aksinya keburu ketahuan oleh pemilik rumah sehingga dia melakukan penganiayaan dan berakibat 2 orang meninggal dan 2 orang lainnya luka-luka dan masih dalam perawatan," kata Hendy.

"Terhadap pelaku akan kita kenakan pasal 338 KUHP dan atau 365 ayat (3) KUHP dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara," tambahnya.

Halaman
123
Penulis: Aldi
Editor: Aldi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved