Berat 200 Kg, Emak Asal Manggar Dibopong 8 Orang Gegara Tak Bisa Jalan Menuju Rumah Sakit

Mendengar kata obesitas atau sering disebut dengan kegemukan mungkin sudah tidak asing lagi di telinga.

Berat 200 Kg, Emak Asal Manggar Dibopong 8 Orang Gegara Tak Bisa Jalan Menuju Rumah Sakit
tribun medan
Jelita dan Titi Wati 

Suami Jelita, Muhammad Yunus (40 ) yang berprofesi sebagai nelayan dan buruh harian lepas juga tidak bisa berbuat banyak.

Istrinya hampir setiap malam menangis mengeluhkan sakit di bagian perut.

"Sekitar dua bulan tidak bisa berjalan, sebenarnya tujuh bulan lalu sudah pernah diperiksa juga, tapi dua bulan ini perutnya semakin besar," kata Yunus kepada bangkapos.com, Kamis (21/3/2019).

Kondisi Jelita seperti ini membuat Yunus kebingungan.

Ia tak bisa berbuat banyak untuk keluarga lantaratan harus fokus merawat istri selama dua bulan terakhir.

"Ya tidak bisa bekerja, kalau ditinggal tidak ada yang merawat saya sendiri, dari makan, mandi, sampai buang air, mau bagaimana lagi kasian," papar Yunus.

Perut Sakit

Jelita kemudian langsung dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Kabupaten Belitung Timur. 

Fisik Jelita memang sudha dari awal memang terkategori gemuk.

Namun, beberapa bulan terakhir ia mengeluhkan hal yang terjadi pada perutnya.

Halaman
1234
Editor: Chintya Rantung
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved