Minggu, 12 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Tiga Sekolah Dasar di Boltim Buka Kelas Jauh, Termasuk SD 1 Dodap Mikasa

Tujuan pembukaan sekolah jauh, karena untuk mengakomodir siswa-siswi yang jauh serta adanya jumlah penduduk khusus usia sekolah.

Penulis: | Editor: Siti Nurjanah
TRIBUNMANADO/VENDI LERA
SD Dodap Mikasa 

Laporan Wartawan Tribun Manado, Vendi Lera

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Tiga sekolah dasar di Bolaang Mongondow Timur, buka kelas jauh.

Menurut Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Sutjipto mengatakan, ada tiga sekolah yang membuka kelas jauh yakni, SD Pinobatuan Moyong Kota, SD 1 Dodap Mikasa dan SD 1 Bulawan.

Tujuan pembukaan sekolah jauh, karena untuk mengakomodir siswa-siswi yang jauh serta adanya jumlah penduduk khusus usia sekolah.

Baca: Viral Ini Kisah Sukses Driver Ojek Online, Bisa Bangun Rumah Mewah dan Kosan Dua Lantai

Baca: Gisel Kenalkan Wijin Kepada Gempi, Begini Suasananya, Gading Marten Singgung Keras Sang mantan istri

Lanjut dia, SD Pinobatuan di Moyong Kota mempunyai tiga ruang kelas belajar (RKB).

Sekolah induknya SD 1 Moyong Kota.

SD 1 Dodap Mikasa miliki lima5 RKB, sekolah induk SD 1 Dodap dan  SD 1 Bulawan II satu RKB, sekolah induknya SD 1 Bulawan.

Kata dia, kelas jauh khusus SD bisa maksimal dalam memberikan pengetahuan terhadap anak dan membantu siswa mencari sekolah terdekat. Dari dua sekolah yang ada Dinas Pendidikan telah mengangkat plt kepala sekolah di SD I Dodap Mikasa dan Pinobatuan.

Baca: Inilah Cuitan Fahri Hamzah di Twitter, Terkait Menurunnya Elektabilitas Jokowi-Maruf

Baca: Bahaya Earphone untuk Telinga! Bisa Sebabkan Trauma dan Merobek Gendang Telinga

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Yusri Damopolii mengatakan, ke depan rencananya ada dua sekolah dasar, akan diusulkan buat kelas jauh yakni Molonog dan Panang.

Namun untuk Panang akan dikaji lagi, sebab masuk di daerah pertambangan salah satu perusahan. Tapi Molobog tinggal menunggu lokasi pembangunan sekolah.

"Kami masih akan kaji semua. Agar siswa siswi tidak jauh lagi berjalan dan lebih efektif belajarnya," ujar Yusri Damopolii.

Ia menambahkan, akan terus mempermudah siswa-siswi untuk menutut ilmu. Sebab mereka generasi penerus.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved