Ketua DPR Mengaku Bertanggungjawab Atas Absennya Ratusan Anggota DPR di Sidang Paripurna

Kalau ada orang yang ingin dipersalahkan, saya lah yang patut disalahkan. Saya sebagai pimpinan DPR mohon maaf.

Ketua DPR Mengaku Bertanggungjawab Atas Absennya Ratusan Anggota DPR di Sidang Paripurna
tribunnews
Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Bambang Soesatyo menjelaskan penyebab sepinya rapat paripurna kemarin. Dia mengaku telah memberi izin kepada anggota DPR yang berhalangan untuk tidak hadir dalam rapat paripurna itu.

"Kalau ada orang yang ingin dipersalahkan, saya lah yang patut disalahkan. Saya sebagai pimpinan DPR mohon maaf. Saya harus memilih kepentingan yang lebih besar daripada kehadiran di paripurna," ujar Bambang di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (20/3/2019).

Bambang mengatakan, awalnya rapat paripurna pengukuhan hakim Mahkamah Konstitusi yang baru itu akan digelar pada 28 Maret. Namun, batas akhir masa jabatan hakim MK yang lama hanya sampai 21 Maret.

Akhirnya rapat paripurna pun harus digelar lebih cepat. Pada saat yang bersamaan, banyak anggota DPR yang sedang berada di daerah pemilihan masing-masing.

Beberapa anggota komisi juga sedang melakukan kunjungan kerja. Bambang mengatakan banyak anggota DPR yang langsung meminta izin untuk tidak menghadiri rapat paripurna itu.

"Kita paksakan sidang paripurna kemarin sehingga membuat anggota Dewan yang sedang jalankan tugas negara, menjalankan tugas partai di daerah, itu agak kelimpungan dan kemudian sebagian besar menulis surat resmi ke kami pimpinan dan sebagian langsung telepon saya," ujar Bambang.

"Dan saya beri izin untuk tidak meninggalkan daerahnya dan tetap di daerah mempersiapkan agenda nasional yaitu pemilu. Itu juga tugas negara," tambah dia.

Menurut Bambang, anggota DPR yang terus berada di kantor justru harus dikritik. Bambang mengatakan, sedianya anggota DPR harus sering turun ke daerah-daerah.

Apalagi, Pemilu 2019 akan berlangsung sebentar lagi. Bambang mengatakan anggota DPR juga punya tanggung jawab untuk menyukseskan agenda tersebut di daerah.

"Mereka digaji untuk bekerja politik dan membesarkan pemilu. Pileg adalah bagian dari tugas negara. Makanya saya izinkan kemarin untuk tidak meninggalkan daerahnya," kata dia.

Sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat ( DPR) menggelar Rapat Paripurna ke-14 masa sidang IV di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/3/2019).

Wakil Ketua DPR Utut Adianto selaku pimpinan rapat menuturkan bahwa sebanyak 293 anggota DPR telah menandatangani daftar hadir. Sementara 243 anggota izin.

"Daftar hadir rapat hari ini telah ditandangani oleh 293 anggota, 243 anggota izin tugas ke daerah. Maka kuorum telah tercapai," ujar Utut saat membuka rapat paripurna. Namun, berdasarkan penghitungan Kompas.com pada pukul 11.07 hanya ada 24 anggota DPR yang hadir dalam rapat tersebut. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Beri Izin Anggota DPR Tak Hadiri Paripurna, Ketua DPR Siap Disalahkan ", https://nasional.kompas.com/read/2019/03/20/14310681/beri-izin-anggota-dpr-tak-hadiri-paripurna-ketua-dpr-siap-disalahkan.

Editor: Charles Komaling
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved