Kompleks Makam Raja Ikut Longsor

Hujan deras yang mengguyur Minggu pagi hingga Senin (18/3) dini hari memantik banjir dan longsor di Bantul, DI Yogyakarta.

kompas.com
Tim SAR gabungan melakukan evakuasi warga terdampak banjir di Imogiri, Bantul, DI Yogyakarta, Minggu (17/3/2019). Hujan deras yang turun sejak Sabtu (16/3) mengakibatkan banjir dan tanah longsor di sejumlah titik Kabupaten Bantul. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, YOGYAKARTA - Hujan deras yang mengguyur Minggu pagi hingga Senin (18/3) dini hari memantik banjir dan longsor di Bantul, DI Yogyakarta. Terparah, terjadi di Kecamatan Imogiri.

Selain banjir lumpur menggenangi rumah warga, tanah longsor terjadi di kompleks makam para raja Kraton Mataram, Kraton Surakarta, dan Kraton Yogyakarta.

Menurut saksi mata yang juga Abdi Dalem Makam Raja-raja Imogiri, Joko Nugroho, longsor melanda bangunan dekat calon makam Hamengkubuwono (HB) X.

"Tanah longsor berada di sisi barat bangunan calon makam HB X. Lebar areal sekitar 50 meter dan kedalaman lebih dari 100 meter," katanya. Penyebab longsor, kata Joko, diduga fondasi tidak mampu menahan gerusan air dan tanah secara terus-menerus.

"Kejadian longsor waktu malam dan berdampak pada bangunan warga di bawahnya," tambahnya.
Joko berpendapat longsor pada fondasi bangunan tersebut diakibatkan retakan yang terjadi saat gempa pada 2006 lalu.

Menurut Joko, melalui retakan itu air masuk dan membuat kekuatan tanah di bawahnya berkurang. Namun, longsor yang terjadi justru ada pada bangunan baru.

"Memang bangunan tersebut masuk kategori bangunan baru," katanya. Retakan tanah juga tampak di bagian depan pintu makam Hamengkubuwono IX.

Di Kedung Buweng, Desa Wukirsari, Imogiri, tebing setinggi puluhan meter longsor pada Minggu malam. Sebanyak dua rumah tertimbun material longsoran.

Namun empat penghuni rumah dapat menyelamatkan diri, sedang seorang warga ditemukan meninggal dunia. Sebanyak dua warga lainnya hingga Senin petang masih terjebak longsor.

Ketua RT setempat, Ismoyo Haryanto menjelaskan satu orang atas nama Sudiatmojo, berusia 86 tahun, sudah ditemukan, pada pukul 22.00. Sudiatmojo ditemukan meninggal, sedang dua orang lainnya masih dalam proses pencarian.

Halaman
12
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved