XL Kucur Rp 7, 5 M untuk Perkuat Jaringan Demi Pengembangan Pariwisata Nasional

PT XL Axiata Tbk ( XL Axiata ) berkomitmen untuk terus membangun infrastruktur jaringannya guna mendukung pengembangan potensi ekonomi daerah

XL Kucur Rp 7, 5 M untuk Perkuat Jaringan Demi Pengembangan Pariwisata Nasional
ISTIMEWA
Head of Sales XL Axiata Regional Jawa Timur Greater Malang dan Jember, Deri Puspita Yani, Group Head Corporate Communication XL Axiata, Tri Wahyuningsih bersama teknisi XL Axiata meninjau lokasi tower BTS di sekitar Pelabuhan Feri Penyeberangan Ketapang, Banyuwangi, Kamis (14/3).

XL Kucur Rp 7, 5 M untuk Perkuat Jaringan Demi Pengembangan Pariwisata Nasional

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO- PT XL Axiata Tbk ( XL Axiata ) berkomitmen untuk terus membangun infrastruktur jaringannya guna mendukung pengembangan potensi ekonomi daerah, termasuk pariwisata.

Keindahan alam yang hampir merata di seluruh daerah di Indonesia kini terus terangkat berkat keberadaan sarana digital sehingga dengan mudah tersebar ke masyarakat luas, termasuk hingga ke manca negara.

Baca: JS: Jokowi - Maruf Dipastikan Menang

Baca: Banjir Juga Terjadi di Kota Merauke, 515 Warga Diungsikan

Baca: Berbincang Bersama Ganjar Pranowo, Olly Dondokambey Bahas Pariwisata Sulut

XL akan terus memperluas jaringan data dan internet cepat hingga ke pelosok-pelosok daerah sehingga masyarakat dan pemerintah daerah bisa memanfaatkannya secara maksimal untuk memperoleh nilai tambah dari potensi ekonomi yang ada di daerahnya.

Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie D. Yosetya mengatakan, tahun 2019, XL telah menganggarkan belanja modal sebesar Rp 7,5 triliun.

Sebanyak 80 persen di antaranya dipergunakan untuk membangun jaringan data berkualitas, termasuk di luar Jawa.

"Membangun jaringan hingga ke pelosok negeri searah dengan visi pemerintah yang berusaha melaksanakan percepatan pembangunan di segala bidang, dengan infrastruktur jaringan data dan internet cepat sebagai salah satu penopang utamanya," ujarnya, Senin (18/3/2019).

Baca: Polda Sumsel Tangkap Pelaku Pemerkosaan Bidan Desa di Ogan Ilir, Tersangka dalam Kondisi Sakit

Baca: Pemkot Kota Bandung Razia Mobil Tak Dilengkapi Tempat Sampah, Bakal Didenda Rp 500 Ribu

Baca: Kemtan Siapkan Tim Khusus untuk Antisipasi Kekeringan di Berbagai Daerah

Yessie menambahkan, dalam satu dasawarsa terakhir, seiring dengan datangnya era serba digital, masyarakat Indonesia mengetahui dan mengenal banyak sekali tujuan wisata baru di berbagai daerah.

Jika dulu masyarakat hanya mengenal beberapa destinasi klasik seperti Bali, Borobudur, dan Danau Toba, kini melalui sosial media banyak sekali lokasi tujuan wisata baru bermunculan di pelosok-pelosok daerah yang sebelumnya kurang dikenal.

Masyarakat juga semakin mengenal budaya Indonesia yang sangat beragam, termasuk produk kuliner. Berkat teknologi digital dan jaringan data yang berkualitas, masyarakat Indonesia semakin mudah mengenal dan mengenalkan potensi wisata di berbagai daerah.(ndo)

Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: Chintya Rantung
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved