Mayat di Pantai Kora-kora Minahasa, Santo Sumampouw Menghilang Usai Mengikuti USBN

Puluhan siswa SMK Negeri 3 Tondano berkunjung ke rumah duka almarhum Santo Sumampouw.

Mayat di Pantai Kora-kora Minahasa, Santo Sumampouw Menghilang Usai Mengikuti USBN
TRIBUNMANADO/ANDREAS RUAUW
Suasana di rumah almarhum Santo Sumampouw 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO- Puluhan siswa SMK Negeri 3 Tondano berkunjung ke rumah duka almarhum Santo Sumampouw.

Para siswa yang berasal dari berbagai kelas tersebut merasa turut berbela sungkawa atas kejadian yang menimpa teman se-angkatan mereka.

"Kami datang kemari secara spontanitas karena merasa terbeban untuk berkunjung ke kediaman almarhum yang merupakan teman kami," ungkap Bods (17) yang merupakan salah satu siswa kelas tiga.

Baca: TERUNGKAP Identitas Mayat Pria yang Ditemukan di Pantai Kora-kora, Marga Sumampouw dan Usia 18 Tahun

Bods mengatakan sosok almarhum adalah orang yang dikenal baik dimata teman-temannya, solidaritas serta pergaulan dikalannya juga diketahui akrab.

Selain itu sejumlah teman Santo mengaku terakhir melihat alm pada Rabu (13/03/2019) yang lalu, saat keluar sekolah usai memgikuti USBN teori.

"Saat itu USBN baru berjalan satu minggu dan pada hari rabu saya terakhir kali melihat almarhum di sekolah usai mengikuti ujian," tandas Bods.

Diketahui jasad Santo Sumampouw (18) ditemukan pada Jumat (15/3) sore di Pantai Kora-Kora oleh seorang nelayan, hingga kini Polisi masih menggali keterangan dari pihak keluarga dan kerabat. (eas)

Berita Populer: Perseteruan Kian Memanas, Nikita Mirzani Posting Foto Diduga Syahrini Cium Pria di Atas Ranjang

Penulis: Andreas Ruauw
Editor: Herviansyah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved