Gubernur Olly Dondokambey Kucur Bansos Hampir Rp 1 Miliar di Sangihe

Gubernur Olly Dondokambey turun menemui masyarakat Sangihe. Ia menyerahkan bantuan dari Pemprov Sulut hibah sebesar Rp 712 juta ke Jemaat GMIST

Gubernur Olly Dondokambey  Kucur Bansos Hampir Rp 1 Miliar di Sangihe
Istimewa
Gubernur Olly Dondokambey Hampir Rp 1 Miliar di Sangihe 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO- Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey SE yang didampingi Sekdaprov Edwin Silangen SE MS melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sabtu (16/03/2019) dalam rangka menghadiri kegiatan Me'daseng di Kampung Pananaru, Kecamatan Tamako.

Gubernur Olly turun menemui masyarakat, sekaligus menyalurkan bantuan sosial. Ia menyerahkan bantuan dari Pemprov Sulut berupa uang hibah sebesar Rp 712 juta ke Jemaat GMIST.

Kemudian bansos Rp 200 juta ke Gereja Katholik St Petrus Kahakitang Tatoareng.

Kepada penyandang disabilitas diberi bantua sebesar Rp 30 juta, serta bantuan lainnya.

Baca: Gubernur Sulut Apresiasi Sosialisasi KPU Pada Peserta Apel Kerja

Gubernur mengapresiasi Me'daseng sebagai kegiatan yang mampu mensosialisasikan program pemerintah sekaligus menyerap aspirasi masyarakat sehingga harus dilaksanakan berkelanjutan.

"Kegiatan ini sangat baik dan perlu dilaksanakan terus menerus. Tugas pemerintah adalah hadir di tengah-tengah masyarakat untuk melayani masyarakat," kata Olly.

Lanjut Olly, searah dengan spirit Me'daseng, kedatangannya ke Sangihe juga untuk menyampaikan program pembangunan dari pemerintah pusat yang dipimpin pasangan Presiden Joko Widodo, dan Wakil Presiden Jusuf Kalla serta memastikannya dapat berjalan lancar di Sangihe.

Olly mengingatkan pentingnya penguatan sinergritas dan kerjasama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk mewujudkan pemerataan pembangunan di segala bidang.

Hal ini dibuktikan dengan pertumbuhan ekonomi Sulut mencapai 6,01 persen diatas pertumbuhan ekonomi nasional, yakni 5,27 persen. Angka kemiskinan juga menurun, di mana hingga akhir tahun 2018 berada pada angka 7,59 persen, atau menurun jauh jika dibandingkan kemiskinan pada tahun 2016 yang berada pada angka 8,20 persen.

Selain itu, angka pengangguran juga mampu ditekan hingga 6,86 persen di tahun 2018, dari sebelumnya 7,18 persen pada tahun 2017.

Halaman
12
Penulis: Ryo_Noor
Editor: Herviansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved