Breaking News:

BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Sulut Triwulan I 2019 di Angka 6, 35 Persen

Bank Indonesia (BI) memprediksi Pertumbuhan Ekonomi (PE) Sulawesi Utara triwulan I tahun 2019 di angka 6, 35 persen

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Chintya Rantung
okezone.com
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. 

BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Sulut Triwulan I 2019 di Angka 6, 35 Persen

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO- Bank Indonesia (BI) memprediksi Pertumbuhan Ekonomi (PE) Sulawesi Utara triwulan I tahun 2019 di angka 6, 35 persen.

Kepala Kantor Perwakilan BI Sulawesi Utara, Arbonas Hutabarat menjelaskan, pihaknya optimistis PE kuartal I tahun ini lebih baik dari tahun 2018 yang melambat dan funish di angka 6, 01 persen.

"Pertumbuhan Ekonomi Sulut masih akang didorong oleh konsumsi rumah tangga dan investasi," ujar Arbonas kepada Tribun Manado, Senin (18/3/2019).

Baca: Informasi Terbaru Terkait Kecelakaan Pesawat Ethiopian Airlines

Baca: Polisi Salah Tangkap Pelaku Pemerkosa Binda YL

Baca: Budiman Sudjatmiko Berkomentar pada Hasil Debat Cawapres, Ulama Bertenaga, Pebasket Berretorika

Terkait investasi, pemerintah menggenjot kelanjutan proyek strategis nasional yang ada di daerah ini. Misalnya Tol Manado-Bitung, KEK Pariwisata Tanjung Pulisan Likupang dan KEK Bitung.

"Itu menjadi pendorong ekonomi di sini. Selain tentu konsumsi," ujar Arbonas.

Ia jelaskan, untuk menjaga tingkat konsumsi masyarakat, perlu mengawal inflasi. Konsumsi bisa tumbuh bila data beli masyarakat terjaga pada level yang baik. "Tidak ada gunanya PE tinggi tapi inflasinya juga tinggi," katanya. Menurutnya, inflasi kumulatif di kuartal pertama diprediksi di kisaran 3, 8 persen.

Sementara, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Utara, Dr Ateng Hartono mengungkap, PE Sulawesi Utara tahun 2018 melambat.

Hal ini diakibatkan turunnya harga komoditas seperti kopra. Produk turunan kelapa itu menyumbang hampir 50 persen angka ekspor Sulawesi Utara.

Harga kopra merosot sejak awal tahun dan baru menanjak naik di akhir 2018.

"PE Sulut tahun 2018 terjaga karena lapangan usaha lainnya seperti jasa lainnya yang meliputi sektor pariwisata tumbuh positif. Begitu juga dengan konstruksi," kata Ateng.(ndo)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved