Teroris

Inilah Permintaan Korban WNI Terkait Penembakan di Masjid Selandia Baru

Keluarga Lilik Abdul Hamid (57), Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban serangan di Masjid Al Noor

Inilah Permintaan Korban WNI Terkait Penembakan di Masjid Selandia Baru
TRIBUNNEWS
Permintaan WNI Korban Penembakan di Selandia Baru 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Keluarga Lilik Abdul Hamid (57), Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban serangan di Masjid Al Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3/2019), meminta pelaku aksi sadis itu dihukum seberat-beratnya.

"Harapan kami pelaku dihukum seberat-beratnya, seumur hidup," kata Denny (53), adik ipar Lilik, saat ditemui TribunJakarta.com di bilangan Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (17/3/2019).

Baca: TERUNGKAP Identitas Mayat Pria yang Ditemukan di Pantai Kora-kora, Marga Sumampouw dan Usia 18 Tahun

Brenton Tarrant, pelaku serangan di dua masjid di Christchurch yang menewaskan 49 orang, juga telah didakwa melakukan pembunuhan oleh pengadilan setempat, dan terancam hukuman seumur hidup.

Baca: Perseteruan Kian Memanas, Nikita Mirzani Posting Foto Diduga Syahrini Cium Pria di Atas Ranjang

Di sisi lain, Denny merasa terkejut dengan serangan yang terjadi di Selandia Baru.

Selain karena keluarganya menjadi korban, ia menganggap Selandia Baru merupakan negara paling aman di dunia.

Baca: Suryo Prabowo Kritik Acara Apel Kebangsaan: Ngakunya Merakyat, Tapi Habiskan 18 Miliar Uang Rakyat

"Selandia baru tidak ada rasis. Paling aman lah.

Makanya kejadian ini mengguncang dunia karena di sana negara paling aman di dunia," ujar dia.

Bahkan, menurutnya, menjalankan ibadah di tempat keramaian pun tidak ada yang mengganggu.

Namun, setelah serangan brutal tersebut, Denny mengaku takut untuk kembali berkunjung ke Selandia Baru.

"Biasanya kan di sana aman, nanti main ke sana tiba-tiba ditembak dari belakang," tutur Denny.

Tautan: http://jakarta.tribunnews.com/2019/03/17/keluarga-wni-korban-serangan-di-selandia-baru-minta-pelaku-dihukum-seberat-beratnya

Editor: Yulius Moningka
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved