Pelaku Pencurian Emas Ditembak, karena Berontak dan Dorong Polisi hingga Jatuh

Kanit Resmob Polres Luwu Bripka Sulkadri berhasil mengamankan dua pelaku pencurian emas di Kabupaten Luwu

Pelaku Pencurian Emas Ditembak, karena Berontak dan Dorong Polisi hingga Jatuh
KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES
Ilustrasi polisi acungkan senjata. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Unit Resmob Polres Luwu bersama Unit Reskrim Polsek Lamasi yang dipimpin langsung oleh Kanit Resmob Polres Luwu Bripka Sulkadri berhasil mengamankan dua pelaku pencurian emas di Kabupaten Luwu pada Jumat(15/3/2019).

Dua pelaku tersebut sebelumnya mencuri di rumah milik Damaris (61) dan Ade Har (28) di Desa. Se'pon, Kecamatan Lamasi, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. 

Kapolres Luwu AKBP Dwi Santoso mengatakan bahwa kedua pelaku yakni Udin (46) dan Daud Alias Unyil (37) keduanya melakukan pencurian dan pemberatan berupa perhiasan emas, uang dan barang elektronik.

Keduanya melakukan aksi pencurian dengan cara pelaku Udin yang masuk ke dalam rumah korban untuk mengambil barang milik korban dan pelaku Daud alias Unyil menunggu Udin di luar rumah.

“Penangkapan kedua pelaku dilakukan di tempat yang berbeda pada hari Jumat (15/03/2019) pukul 11.00 WITA," kata AKBP Dwi Santoso kepada Kompas.com, Sabtu (16/03/2019). 

Menurut dia, pelaku Daud sedang bersama keluarganya hendak menuju kebunnya di kecamatan Suli, Kabupaten Luwu. Dia diamankan saat berada di dalam mobil milik keluarganya. 

Baca: Jokowi Mengaku Diserang Badai Fitnah: Luruskan dan Jawab Isu Hoaks yang Menyerang

Daud kemudian di bawa ke Mako Polres Luwu untuk dimintai keterangan dan setelah diinterogasi pelaku Daud alias Unyil mengakui bahwa ia telah melakukan pencurian tersebut bersama dengan Udin. 

Sementara Udin, kata Dwi Santoso, diamankan pukul 16.30 WITA setelah digerebek di rumahnya di jalan Purangi, Kota Palopo.

“Setelah berhasil diamankan dan diinterogasi pelaku Udin mengakui jika telah melakukan pencurian di Desa Se'pon berupa emas lalu dia menjual barang hasil curian tersebut ke salah satu toko emas di kota Palopo,” ucapnya.

Kasat Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Luwu AKP Faisal Syam mengatakan bahwa pelaku Udin terpaksa dilumpuhkan dengaan timah putih karena berusaha kabur.

Udin dilumpuhkan karena mendorong petugas dari atas mobil hingga jatuh saat pelaku dibawa untuk menunjukkan tempat menjual perhiasan emas curiannya. Udin kemudian melarikan diri. 

Halaman
12
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved