Kapolda Sulut: Kalau Melanggar Komitmen Saya Masuk Neraka

Kapolda mengapresiasi Kapolres Minsel dan seluruh jajaran atas dicanangkannya Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM

Kapolda Sulut: Kalau Melanggar Komitmen Saya Masuk Neraka
TRIBUNMANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE
Suasana aula Polres Minsel sebelum pelaksanaan kegiatan yang mengadirkan Kapolda Sulut Irjen Pol Sigid Tri Hardjanto 

TRIBUNMANADO.CO.ID,AMURANG-Kapolda Sulawesi Utara (Sulut), Irjen Pol R Sigid Tri Hardjanto menyaksikan langsung hajatan akbar bertajuk Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) Polres Minahasa Selatan (Minsel).

Mengawali sambutannya, Kapolda tiba-tiba meminta naskah deklarasi yang telah dibacakan beberapa saat sebelumnya.

“Menurut saya, naskah deklarasi yang terdiri dari empat poin ini, sudah bagus. Namun lebih mantap lagi kalau ditambah satu poin lagi, yaitu, kalau saya melanggar komitmen ini, saya masuk neraka,” ujar Kapolda, disambut aplaus meriah seluruh hadirin.

Kapolda mengapresiasi Kapolres Minsel dan seluruh jajaran atas dicanangkannya Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM ini, yang diawali dengan pembacaan deklarasi, Jumat (15/3/2019).

Baca: Kapolda Sulut Datangkan Helikopter Mabes Polri Guna Amankan Pemilu 2019

Menurut Kapolda, Kapolres dan jajarannya telah berani mendeklarasikan komitmen, dan keberanian inilah yang harus diapresiasi.

“Dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, yang pertama harus ada kejelasan. Yaitu kejelasan waktu, kejelasan biaya, kalau itu memang dipungut biaya, dan kejelasan prosedur pelayanan. Hal ini harus diperhatikan semuanya,” pintanya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga meminta para insan pers untuk turut melakukan pengawasan pelayanan pihak kepolisian kepada masyarakat.

Baca: Kapolda Sulut Sambangi MUI Sulut, Teringat Doa saat Forum Pemilu Damai

“Tolong diawasi. Kalau nanti ditemukan ada oknum anggota Polres Minsel yang melakukan korupsi, silahkan ditulis (dipublikasi) di media masing-masing,” tegas mantan Ketua STIK ini.

Kapolda lalu meminta Kapolres agar menjadikan pencanangan ini sebagai motivasi untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat yang bebas dari KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme).

“Pencanangan ini tidak berakhir di ruangan ini, kita tinggal lihat bagaimana implementasi dan aplikasi di lapangan, apakah betul Polres Minsel bisa melakukan apa yang telah dicanangkan,” pungkas jenderal berbintang dua ini. (dru)

Berita Populer: 8 Fakta Penikaman di Depan SMU St Thomas Aquino Manado, Identitas Korban hingga Kronologi Kejadian

Penulis: Andrew_Pattymahu
Editor: Herviansyah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved