Kasus Korupsi

Berikut Kronologi KPK Tangkap 3 Pejabat Kemenpora dan 2 Pengurus KONI

Tiga pejabat Kementerian Pemuda dan Olahraga dan dua pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) ditetapkan tersangka terkait dugaan suap.

Berikut Kronologi KPK Tangkap 3 Pejabat Kemenpora dan 2 Pengurus KONI
Surya.co.id
Febri H.01 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tiga pejabat Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan dua pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) ditetapkan tersangka terkait dugaan suap.

Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menetapkan tersangka ketiganya yakni Deputi IV Kementerian Pemuda dan Olahraga ( Kemenpora), Mulyana, dan pejabat pembuat komitmen pada Kemenpora Adhi Purnomo. Selain itu staf Kemenpora Eko Triyanto juga menjadi tersangka.

Ketiga pejabat ini diduga sebagai penerima suap. Sedangkan Sekretaris Jenderal Komite Olahraga Nasional Indonesia ( KONI) Ending Fuad Hamidy dan Bendahara Umum KONI Jhonny E Awuy sebagai tersangka pemberi suap. 
Para tersangka diduga menerima suap terkait penyaluran dana hibah dari Kemenpora ke KONI Tahun Anggaran 2018.

Baca: Penangkapan Ketua Umum PPP oleh KPK Kagetkan Publik, Kasus Korupsi Tangkap Tangan

Berikut kornologinya:

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menjelaskan, tim penindakan KPK bergerak ke Kemenpora pada Selasa (18/12/2018) malam.

"Sekitar pukul 19.10 WIB tim mengamankan ET (Eko Triyanto, staf Kemenpora) dan AP (Adhi Purnomo, pejabat pembuat komitmen pada Kemenpora) di ruang kerjanya," kata Saut dalam konferensi pers di gedung KPK, Jakarta, Rabu (19/12/2018). 

Pada pukul 19.15 WIB, tim mengamankan tiga orang pegawai Kemenpora lainnya. Pukul 19.40 tim KPK bergerak ke rumah makan di kawasan Roxy, Jakarta untuk mengamankan Ending dan supirnya.

"Pukul 23.00 WIB tim mengamankan JEA (Jhonny E Awuy) dan seorang pegawai KONI lainnya di kediaman masing-masing," papar Saut. Sekitar Rabu dini hari, pukul 00.15 WIB, staf keuangan KONI berinisial N mendatangi gedung KPK.

Pukul 09.15 WIB, tim KPK mengamankan seseorang berinisial E di kantor KONI. "Pukul 10.20, S, mantan BPP di Kemenpora mendatangi gedung KPK," ungkapnya.

Dari sejumlah titik tersebut, KPK mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang tunai Rp 318 juta, buku tabungan dan kartu ATM dengan saldo sekitar Rp 100 juta atas nama Jhonny.

Halaman
12
Editor: Frandi Piring
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved