Terkait Kasus Penganiayaan Oknum Guru, Keras atau Persuasif, Paradigma Pendidik Sudah Berbeda

Anggota DPRD Sanggau, Konggo Tjintalong Tjondro menyampaikan, saat ini paradigma pendidik (Guru) dengan era tahun 1970 an sudah berbeda.

Terkait Kasus Penganiayaan Oknum Guru, Keras atau Persuasif, Paradigma Pendidik Sudah Berbeda
TribunPontianak.com
Sanggau, Pontianak - Penganiayaan Oknum Guru 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Anggota DPRD Sanggau, Konggo Tjintalong Tjondro menyampaikan, saat ini paradigma pendidik (Guru) dengan era tahun 1970 an sudah berbeda. Saat itu memang mendidik siswa tergolong keras.

“Saya sendiri rasakan di era tahun 70an, memang bisa dikatakan keras. Akan tetapi saat ini sangat tidak dibenarkan mendidik siswa dengan keras, tapi lebih kepada pendekatan persuasif, ”katanya, Kamis (14/3/2019).

Jika ada permasalahan terhadap siswa, sebaiknya memang dari pihak sekolah melakukan pemanggilan terhadap orangtua murid tersebut. Dengan begitu, bisa bersama-sama mencarikan solusi dari yang baik.

Baca: Oknum Caleg PKS Cabuli Putrinya Selama 8 Tahun, Dilakukan Semenjak Korban Kelas Tiga SD

Baca: Lakukan Hubungan Suami Istri Hingga 10 Kali. Oknum Guru Beri HP Hingga Di Janjikan Nilai Bagus

“Bisa diceritakan kepada orangtuanya bahwa anaknya begini. Kemudian ada juga Komite kan dilibatkan juga. Dan yang pastinya peran orangtua juga sangat diperlukan dalam mengawasi anak-anaknya, karena merekakan lebih lamanya di rumah juga, ”tuturnya.

Kedepan, Politisi Partai Golkar Sanggau itu berharap agar kejadian serupa tidak terjadi lagi di dunia pendidikan. “Harapan kita jangan sampai ada kejadian lagi. Karena sekarang inikan ada juga murid yang aniaya Guru juga itu, kejadiannya bukan di daerah kita si, ”tuturnya.

Dikatakan Konggo, jika memang keduabelah pihak sudah menyatakan permasalahan itu tidak dilanjutkan, tentunya tidak menjadi persoalan, karena dirinya yakin Guru tersebut punya niat baik.

“Mungkin karena tidak mampu kendalikan emosi, yang namanya manusia kan. Tapi kedepan kita harapkan Guru bsia menahan dirinlah, jika ada permasalahan ya libatkan orangtua, ”pungkasnya.

Baca: Hubungan Intim Oknum Guru dan Siswinya Terbongkar, Pengakuan Pelaku dan Korban Beda

Baca: Tim Totosik Amankan Pelaku Penganiayaan di Desa Leilem Dua

Tautan: http://pontianak.tribunnews.com/2019/03/15/terkait-dugaan-penganiayaan-oleh-oknum-guru-ini-kata-dewan-sanggau-konggo-tjintalong-tjondro.

Editor: Frandi Piring
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved