Update Bom Sibolga

Negosiasi 12 Jam Tak Membawakan Hasil, Istri Terduga Teroris Ledakkan Bom Bersama Bayi 2 Tahun

Istri terduga teroris Abu Hamzah, nekat meledakkan bom yang berada di rumahnya hingga menewaskan dirinya bersama anaknya.

Negosiasi 12 Jam Tak Membawakan Hasil, Istri Terduga Teroris Ledakkan Bom Bersama Bayi 2 Tahun
tribun medan
Ratusan personil gabungan TNI/Polri dikerahkan ke Jalan Cenderawasih Kota Sibolga, Sumatera Utara atau tepatnya di depan Masjid Al Mukhlisin, diduga adanya suara mengelegar diduga ledakan bom di salah satu rumah warga (KOMPAS.com/ handout) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Istri Husain alias Abu Hamzah alias Upang (32 tahun), terduga teroris jaringan ISIS, Mak Abu, meledakkan diri bersama bayinya usia dua tahun di dalam kamar kediamannya di  Jalan Cendrawasih, Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga, Sumatera Utara, Rabu (13/3/2019) dini hari.

Jasad keduanya dievakuasi polisi kemarin sore.

Mabes Polri mengkonfirmasi istri terduga teroris Husain alias Abu Hamzah, meledakkan diri bersama sang anak, dalam kamar kediamannya, kemarin sekitar pukul 01.20 WIB, dini hari.

 
Ia meledakkan diri setelah negosiasi 12 jam lebih usai suami ditangkap Selasa siang.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan anak terduga teroris yang turut menjadi korban baru berusia dua tahun.

Baca: Polisi belum Bisa Pastikan Jumlah Anak Abu Hamzah, Tim DVI: Biarkan Tim Bekerja Dulu

Baca: Cerita Para Penambang, Bisa Dapat Rp 1 Juta Per Hari, Penjual Warung dan ‘Kijang’ Pun Untung

Baca: Parasan Pimpin Ok Oce Milenial Sulut, Siap Cetak Ribuan Pengusaha Muda

Baca: Kisah Dibalik Penculikan 98, Keluarga Korban Dukung Jokowi, Mantan Danjen Kopassus jadi Dalangnya

"Dapat dipastikan yang berada di kamar saat meledakkan diri adalah ibu dan seorang anak kecil berusia 2 tahun," ujar Dedi, Rabu petang.

Kini pihak kepolisian, dari Detasemen Khusus 88/Antiteror Polri dibantu Polda Sumut dan Polres Sibolga masih terus melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi tubuh istri dan anak terduga teroris.

"Saat ini tim berhati-hati untuk olah TKP dan evakuasi tubuh-tubuhnya, dikarenakan belum steril dari sisa-sisa bom," kata Dedi.

Jenderal bintang satu itu juga mengatakan dari keterangan di lapangan hanya ada dua orang yang berada di kediaman terduga teroris tersebut.

Hal itu berbeda dengan keterangan sebelumnya yang menyebut ada tiga orang di kediaman tersebut, yakni istri Husain dan dua anak terduga teroris.

Baca: Ternyata Ini Sasaran Bom Aktif yang Dibawa Istri Terduga Teroris di Sibolga

Baca: Bom di Sibolga Tida Ada Kaitannya Dengan Kunjungan Jokowi. Negosiasi dengan istri terduga teroris

Halaman
1234
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved