Berita Boltim

Dinsos Boltim Terjunkan 81 Petugas Mencacah di 80 Desa, Rudi Sebut 1 Desa 1 Petugas

Dinas Sosial Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), menurunkan 81 petugas pendamping desa, untuk melakukan verifikasi data di 80 desa.

Dinsos Boltim Terjunkan 81 Petugas Mencacah di 80 Desa, Rudi Sebut 1 Desa 1 Petugas
TRIBUN MANADO/VENDI LERA
Dinsos Boltim Terjunkan 81 Petugas Mencacah di 80 Desa, Rudi Sebut 1 Desa 1 Petugas 

Dinsos Boltim Terjunkan 81 Petugas Mencacah di 80 Desa, Rudi Sebut 1 Desa 1 Petugas

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Dinas Sosial Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), menurunkan 81 petugas pendamping desa, untuk melakukan verifikasi data di 80 desa.

Mereka akan melakukan pendataan ke setiap desa, mulai dari penerima rastra, PKH, JHT, cacat dan kesejateraan lain.

"Yah, selama data tidak akurat. Maka kami berinisiatif untuk memperbaiki dan verifikasi data. Satu desa satu petugas," ujar Kepada Dinas Sosial Rudi Malah, Kamis (14/03/2019).

Kata dia, petugas akan bertugas mendata kembali masyarakat Boltim baik penerima maupun calon penerima bantuan, dengan klasifikasi warga kurang mampu.

Pemutahiran ini, perlu dilakukan. Karena selama ini bantuan yang diberikan belum tepat sasaran, karena data yang ada tidak up date lagi. Maka Dinas Sosil perlu melakukan mendata kembali.

"Saya sudah berkoordinasi dengan Kementrian, untuk masalah basis data yang perlu diverifikasi kembali," ujar dia lagi.

Ia menambahkan, petugas pencacah tidak boleh memberikan data palsu, karena ada sanksi hukumnya. Sanksi kurang penjara selama dua tahun dan membayar denda Rp50 juta rupiah.

Kepala Seksi Identifikasi Penguatan Kapasitas, Dinas Sosial, Fiju Mokali mengatakan, petugas direkrut berdasarkan rekomendasi dari desa.

Mereka akan bertugas selama dua bulan. Nantinya akan memasukan hasil mendataan Mei 2019 dan November untuk up date data.

"Mereka akan mendapat gaji per kegiatan Rp500 ribu. Jadi ada dua kegiatan totalnya Rp1 juta rupiah," ujar Fiju Mokali.

Lanjut dia, data yang diberikan harus benar-benar valid, karena akan turun kembali. Apakah sesuai atau tidak?

(Tribunmanado.co.id/Vendi Lera)

BERITA POPULER:

Baca: Instagram dan Facebook Down, Tak Bisa buat Status, Unggah Foto, Facebook Sebut karena Serangan DDoS

Baca: Oknum Sekuriti Ditangkap Polisi Setelah Memerkosa Karyawati di Manado, Korban: Saya Takut dan Malu

Baca: Sepatu yang Digunakan Syahrini Saat Melakukan Jumpa Pers Disoroti. Netizen: Ngak Terlalu Mahal

TONTON JUGA:

Penulis: Vendi Lera
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved