Cerita Para Penambang, Bisa Dapat Rp 1 Juta Per Hari, Penjual Warung dan ‘Kijang’ Pun Untung

Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) memiliki sumber daya alam melimpah. Termasuk sumber daya mineral emas

Cerita Para Penambang, Bisa Dapat Rp 1 Juta Per Hari, Penjual Warung dan ‘Kijang’ Pun Untung
Istimewa
Lokasi Tambang PETI di Bakan 

TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) memiliki sumber daya alam melimpah. Termasuk sumber daya mineral emas.

Sebagian besar masyarakat Bolmong menggantungkan hidup dari hasil tambang rakyat demi menghidupi keluarga.

Tribun Manado, Rabu (13/03/2019) berkesempatan berbincang-bincang dengan seorang penambang emas, Melky asal Dumoga.

Ia menceritakan hasil saat masuk ke tambang emas untuk per hari kalau di lokasi yang bagus bisa capai Rp 1 juta. Tapi hasil tersebut tidak setiap hari atau bertahan terus menerus, sebab hanya hitungan minggu paling lama bulan.

Hasil dari tambang digunakan untuk keperluan rumah tangga dan biaya sekolah anak.

"Hasilnya memang tak tentu, mengikuti lubang apakah bagus atau tidak," ungkapnya.

Selain itu, kalau lubang tambang tidak bagus hasilnya Rp 300 ribu per hari.

Baca: Sekitar 70 Persen Warga Bolmong Raya Gantungkan Hidup Lewat Tambang, Erik Pernah Dapat Rp 700 Juta

Baca: Menilik Pertambangan Rakyat di Mitra, Urusan Keselamatan Itu Nomor 2

Baca: DLH Bolmong Terus Awasi Aktivitas Pertambangan

Kalau rata-rata per bulan paling rendah bisa Rp 10 juta atau kurang. Tapi, penghasilan tersebut tidaklah tetap sebab mengikuti lokasi tambang.

Hans penambang lainnya mengungkapkan, untuk penghasilan tambang tidak dapat diprediksi atau diperkirakan setelah selesai melakukan pengolahan hasil.

"Kalau lubang bagus bisa Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta perhari," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Maickel_Karundeng
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved