Begini Penjelasan Pengadilan Tinggi DKI, soal Hukuman Ahmad Dhani Dipangkas 6 Bulan

Majelis hakim tingkat banding pada Pengadilan Tinggi DKI Jakarta berpendapat hukuman 1,5 tahun bagi musisi Ahmad Dhani terlalu berat

Begini Penjelasan Pengadilan Tinggi DKI, soal Hukuman Ahmad Dhani Dipangkas 6 Bulan
Tribunnews.com
Ahmad Dhani di Persidangan 11 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Majelis hakim tingkat banding pada Pengadilan Tinggi DKI Jakarta berpendapat hukuman 1,5 tahun bagi musisi Ahmad Dhani terlalu berat.

Pengurangan hukuman menjadi 1 tahun penjara dipandang cukup untuk memberikan efek jera.

"Penjatuhan pidana dalam perkara ini bukanlah suatu pembalasan, akan tetapi merupakan suatu pembelajaran bagi terdakwa dan masyarakat lainnya untuk berhati-hati dalam mengemukakan pendapat melalui sosial media," kata Kepala Humas Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Johanes Suhadi dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (13/3/2019).

Dhani mengajukan banding karena merasa tidak bersalah melakukan ujaran kebencian.

Baca: Polisi Tangkap Satu Terduga Teroris di Tanjung Balai, Pasca Penangkapan di Sibolga

Baca: Politik Jangan Abaikan Sisi Kemanusiaan, Analisa Ferry Liando

Namun, majelis hakim tingkat bandingmemutuskan Dhani tetap bersalah.

Hukumannya saja yang dikurangi.

"Majelis hakim tingkat banding menjatuhkan putusan yang dianggap adil dan setimpal dengan perbuatan yang dilakukan terdakwa," ujar Suhadi.

Dhani diputus bersalah dan divonis 1,5 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Baca: Persib Bandung Genap 86 Tahun, Lihat Momennya saat Juara Musim 2014 hingga Line Up yang Diturunkan

Ia terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana ujaran kebencian.

Dhani dinilai telah melanggar Pasal 45A Ayat 2 juncto Pasal 28 Ayat 2 Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) juncto Pasal 55 Ayat 1 KUHP.

JANGAN LUPA SUBSCRIBE YOU TUBE TRIBUNMANADO TV:

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Hukuman Ahmad Dhani Dipangkas 6 Bulan, Ini Alasan Pengadilan Tinggi DKI

Editor: Rhendi Umar
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved