Kasus Kampanye di Unima Kuasa Hukum Felly: Bawaslu Lucu

Perang urat syaraf tersaji antara Kuasa Hukum Caleg Nasdem Felly Runtuwene dan Bawaslu Minahasa.

Kasus Kampanye di Unima Kuasa Hukum Felly: Bawaslu Lucu
Istimewa
Suasana Sidang Pemilu 

TRIBUNMANADO.CO.ID- Perang urat syaraf 'tersaji antara Kuasa Hukum Caleg Nasdem Felly Runtuwene dan Bawaslu Minahasa.

Saling serang baik di dalam sidang maupun di luar sidang tak terhindari setelah Bawaslu Sulut bertindak sebagai Majelis Hakim memproses kasus dugaan pelanggaran administrasi Pemilu

Kuasa Hukum Felly, Denny Rompas mengatakan, ada keanehan dalam pengajuan kasus ini.

Pertama, kasus ini sudah di proses pelanggaran pidana pemilu di Sentra Penegakan Hukum Terpadu berisi Bawaslu, Jaksa dan Polisi. 

"Produk hukumnya sudah ada tidak terbukti melanggar. Ini kan lucu, dalil yang kemudian sudah pernah dibantah Bawaslu sendiri sebagai bagian dari Gakumdu, dihidupkan lagi dijadikan pelanggaran administrasi pemilu," kata dia usai sidang di Kantor Bawaslu Sulut, Rabu (13/03/2019).

Pada sidang ini semua dalil diungkapkan Bawaslu Minahasa sibantah seluruhnya oleh terlapor. Rendy Umboh, Ketua Bawaslu Sulut pun tak mau kalah. Sedari awal meyakini kasus pembagian bahan kampanye di Unima tersebut ada unsur pelanggaran.

Awalnya memang diajukan ke Gakumdu sebagai pidana pemilu, meski kandas karena beda pendapat dengan instansi dalam Gakumdu, Bawaslu memproses ke kasus ini ke ranah pelanggaran administrasi

Baca: Felly Runtuwene Klarifikasi ke Bawaslu Mengenai Peredaran Bahan Kampanye Miliknya di Unima

"Masa ada kegiatan tindalan kampanye di Kampus yang menyalahi prosedur kita biarkan,  ada konsekuensi atas itu, ini pelanggaran administrasi, melanggar tata cara prosedur pemilu," kata dia.

Herwyn Malonda, Ketua Majelis Hakim menyampaikan, sidang selanjutnya akan digelar Jumat (15/3/2019) dengan agenda pembuktian. 

Sebelumnya, 21 Januari 2019, Felly Runtuwnene hadir pada pembekalan mahasiawa KKN di Kampus Unima.

Baca: Nasdem Tak Termasuk Partai Usung Caleg Eks Napi Koruptor, Felly Runtuwenene Punya Pandangan Lain

Ketika itu Felly menjadi pemateri membawakan materi  tema Membangun Jiwa Kewirausahaan. Belakangan tim kampanye Felly dituding membagikan pulpen serta jam dinding kepada mahasiswa yang hadir.

Bahan kampanye itu ada logo dan tulisan Partai Nasdem serta dan tulisan FER - 5 di pulpen, dan gambar dirinya di jam dinding.

Kasus ini bergulir di Sentra Gakumdu Minahasa, gabungan instansi yakni Bawaslu, Kejaksaan dan Kepolisian. Tapi tiga instansi itu tak sepakat kasus ini dibawa ke pidana pemilu.

Bawaslu kemudian mengambil langkah membawa kasus ini ke pelanggaran administrasi pemilu. (ryo)

Berita populer: Pelakor di Manado Ini Minta si Pria Bawa Istri Sahnya ke Rumah Sakit Jiwa: Tamo Bunung pa Ngana Yudi

Penulis: Ryo_Noor
Editor: Herviansyah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved