Di Italia, Siswa Tidak Divaksinasi Tak Boleh Sekolah

Anak-anak balita hingga usia enam tahun tidak diperbolehkan taman kanak-kanak tanpa ada bukti telah menerima vaksinasi.

Di Italia, Siswa Tidak Divaksinasi Tak Boleh Sekolah
Lifestyle Kompas
Ilustrasi Vaksin 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Undang-Undang baru di Italia mewajibkan seorang anak mendapat 10 jenis vaksinasi. Para orang tua di Italia diwanti-wanti bahwa anak mereka tidak akan diizinkan masuk sekolah jika belum mendapat vaksinasi.

Seperti dilansir BBC, Jika nekad mengirimkan anak yang belum divaksinasi ke sekolah, orang tua akan didenda hingga €500 atau setara dengan Rp8 juta.

Pemberlakuan larangan ini ditetapkan di tengah peningkatan kasus campak. Namun para pejabat Italia mengklaim jumlah vaksinasi telah bertambah sejak larangan diterapkan.

Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Lorenzin—dinamai demikian karena yang mengusulkan UU itu adalah mantan menteri kesehatan Italia, Beatrice Lorenzin—semua anak harus menerima sejumlah imunisasi wajib sebelum datang ke sekolah. Imunisasi itu mencakup vaksin cacar air, polio, campak, gondok, dan rubella.

Melalui UU itu pula, anak-anak balita hingga usia enam tahun tidak akan diperbolehkan masuk PAUD dan taman kanak-kanak tanpa ada bukti telah menerima vaksinasi.

Anak yang berusia enam hingga 16 tahun tidak dapat dilarang masuk sekolah, namun orang tua mereka akan didenda jika si anak tidak menerima imunisasi wajib.

Tenggat mendapat bukti vaksinasi semula dijadwalkan jatuh pada 10 Maret, namun diperpanjang hingga Senin.

"Semuanya kini punya waktu untuk mengejar ketertinggalan. Tidak divaksinasi, tidak boleh sekolah" kata Menkes Giulia Grillo kepada harian La Repubblica.

Media di Italia melaporkan aparat daerah menangani situasi ini dalam beragam cara. Di Bologna, pejabat setempat mengirim surat skorsing kepada para orang tua dari 300 anak. Sebanyak 5.000 anak di daerah itu tidak memperbarui bukti vaksinasi mereka. (*)

Editor: Charles Komaling
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved